Berita Terkini

Didemo, Pembentukan SBM Dipercepat
LAMPURA - Desakan terbentuknya daerah otonomi baru Kabupaten
Hingga Juni, Capaian Desa UCI Baru 65 Persen
LAMPURA – Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara menggela
Disdik Tuba Pastikan Oktober DAK 2014 Dilaksanakan
TULANGBAWANG - Dinas Pendidikan Kabupaten Tulangbawang memas
Kantor PDAM Way Bumi Ambruk
LAMPURA – Lantaran telah lama tidak dirawat, kantor PDAM W
Pemkab Mesuji Beri Pemahaman Warga Register 45
MESUJI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji menggelar sosi
Ketua PNPM MPD Bunga Mayang Ditahan
LAMPURA - Kepolisian Resor Lampung Utara menahan Yusniar (49
PAD Dua Dinas Nol Persen
LAMSEL – Dua Dinas di jajaran Pemkab Lampung Selatan (Lams
Hipmi Diminta Majukan Dunia Usaha
LAMSEL - Sebagai organisasi tempat berkumpulnya para pengusa


Putra Mance Pimpin Hanura Lampung

| E-mail Send | Cetak Print | PDF PDF

BANDARLAMPUNG – Frans Agung Mulia Putra, putra mantan Bupati Tulangbawang Abdurachman Sarbini didaulat memimpin DPD Partai Hanura Lampung. Frans mengungguli rivalnya Jufrius dengan mendulang 10 suara dari 19 suara yang diperebutkan pada Musyawarah Daerah Luarbiasa (Musdalub) DPD Partai Hanura Lampung yang digelar di DPP Hanura, tadi malam.

Menurut Plt Ketua DPD Partai Hanura Lampung, Albertus Haryono, Musdalub yang dihadiri Sekretaris Jendral DPP Hanura, Dosi Iskandar, Ketua Bidang OKK DPP Hanura, Djafar Bajeber dan jajaran pengurus DPP Hanura lainnya tersebut sempat memanas. ”Frans mendapat dukungan 10 suara, yaitu 7 suara DPC, 1 suara DPP, 1 suara DPD dan 1 satu suara dewan penasehat DPD,” kata Albert, semalam.

Ditambahkan Albartus, tarik menarik sangat terasa dalam Musdalub tersebut. Juprius yang diprediksi akan menjadi pesaing ketat Frans justru tidak berada di arena Musdalub. ”Saya tidak melihat Juprius di arena Musdalub, saya hanya mengetahui 10 suara sah untuk Frans, yang sembilannya saya tidak tahu,” ujarnya.

Sementara, Sekretaris DPC Hanura Bandarlampung, Aldomoro mengatakan, ada dua faksi dalam Musdalub, yaitu faksi DPD Hanura Lampung yang menggelar Musdalub di kantor DPP Hanura yang dipimpin oleh Sekjen DPP dan Ketua Bidang OKK, yang lain faksi yang dipimpin Elza Syarif yang menjagokan Juprius justru meninggalkan lokasi Musdalub dengan membuat Musdalub tandingan dengan mebawa sembilan suara.

”Kelompok Juprius menggelar Musdalub sendiri dengan dipimpin Bu Elza Syarif. Sembilan suara dipastikan ikut faksi tersebut, yaitu 7 DPC dan 2 suara organisasi sayap partai. Tidak ada orang DPP yang hadir di sana,” kata Aldo.

Diberitakan kemarin, panasnya Musdalub sangat terasa. Dua kandidat Frans Agung MP yang tak lain adalah putra Manceterus adu kekuatan  dengan mantan sekretaris DPD Partai Hanura Lampung Juprius. Peta sejak kamarin memang Frans lebih diunggulkan katimbang Juprius.

Frans yang tak lain adalah kakak kandung Bupati Pesawaran Aries Sandi DP yang sebelumnya berencana maju pada Musdalub Hanura, sampai adanya penundaan Musdalub oleh DPP, diperkirakan akan menjadi kandidat terkuat. Sebab, kata dia, meski Frans adalah kandidat ekternal dapat dipastikan Frans telah mendapat tiket dari Wiranto. Selain itu, lanjutnya, gerakannya beberapa waktu lalu yang mendulang dukungan dari DPC-DPC diperkirakan akan diarahkan ke Frans. (nas)



Baca Juga
Berita Lainnya