Berita Terkini

Sekwan Tuba Lempar Tanggungjawab
TULANGBAWANG - Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (D
DPU Tuba Pastikan Jalan Provinsi Dibangun
TULANGBAWANG - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tulangbawang memast
BPMPD Usulkan Anggaran Perbaikan Pasar dan Kantor Desa
LAMPURA - Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Des
9 Bulan, Honor THL di Pemkab Waykanan Belum Dibayar
WAYKANAN – Wakil Bupati Waykanan Raden Nasution mengaku pr
Lampura Terima Penghargaan PDT Terbaik
LAMPURA - Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara mener
MUI Mesuji Ajak Warga Tolak ISIS
MESUJI - Pengurus MUI Mesuji bekerja sama dengan Ponpes Zain
Pasien Pengguna JKN di RSUDM Capai 2 Ribu
TULANGBAWANG - Jumlah pasien pengguna layanan jaminan keseha
DPRD Lampura Tetapkan Pimpinan
LAMPURA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Utar


Putra Mance Pimpin Hanura Lampung

| E-mail Send | Cetak Print | PDF PDF

BANDARLAMPUNG – Frans Agung Mulia Putra, putra mantan Bupati Tulangbawang Abdurachman Sarbini didaulat memimpin DPD Partai Hanura Lampung. Frans mengungguli rivalnya Jufrius dengan mendulang 10 suara dari 19 suara yang diperebutkan pada Musyawarah Daerah Luarbiasa (Musdalub) DPD Partai Hanura Lampung yang digelar di DPP Hanura, tadi malam.

Menurut Plt Ketua DPD Partai Hanura Lampung, Albertus Haryono, Musdalub yang dihadiri Sekretaris Jendral DPP Hanura, Dosi Iskandar, Ketua Bidang OKK DPP Hanura, Djafar Bajeber dan jajaran pengurus DPP Hanura lainnya tersebut sempat memanas. ”Frans mendapat dukungan 10 suara, yaitu 7 suara DPC, 1 suara DPP, 1 suara DPD dan 1 satu suara dewan penasehat DPD,” kata Albert, semalam.

Ditambahkan Albartus, tarik menarik sangat terasa dalam Musdalub tersebut. Juprius yang diprediksi akan menjadi pesaing ketat Frans justru tidak berada di arena Musdalub. ”Saya tidak melihat Juprius di arena Musdalub, saya hanya mengetahui 10 suara sah untuk Frans, yang sembilannya saya tidak tahu,” ujarnya.

Sementara, Sekretaris DPC Hanura Bandarlampung, Aldomoro mengatakan, ada dua faksi dalam Musdalub, yaitu faksi DPD Hanura Lampung yang menggelar Musdalub di kantor DPP Hanura yang dipimpin oleh Sekjen DPP dan Ketua Bidang OKK, yang lain faksi yang dipimpin Elza Syarif yang menjagokan Juprius justru meninggalkan lokasi Musdalub dengan membuat Musdalub tandingan dengan mebawa sembilan suara.

”Kelompok Juprius menggelar Musdalub sendiri dengan dipimpin Bu Elza Syarif. Sembilan suara dipastikan ikut faksi tersebut, yaitu 7 DPC dan 2 suara organisasi sayap partai. Tidak ada orang DPP yang hadir di sana,” kata Aldo.

Diberitakan kemarin, panasnya Musdalub sangat terasa. Dua kandidat Frans Agung MP yang tak lain adalah putra Manceterus adu kekuatan  dengan mantan sekretaris DPD Partai Hanura Lampung Juprius. Peta sejak kamarin memang Frans lebih diunggulkan katimbang Juprius.

Frans yang tak lain adalah kakak kandung Bupati Pesawaran Aries Sandi DP yang sebelumnya berencana maju pada Musdalub Hanura, sampai adanya penundaan Musdalub oleh DPP, diperkirakan akan menjadi kandidat terkuat. Sebab, kata dia, meski Frans adalah kandidat ekternal dapat dipastikan Frans telah mendapat tiket dari Wiranto. Selain itu, lanjutnya, gerakannya beberapa waktu lalu yang mendulang dukungan dari DPC-DPC diperkirakan akan diarahkan ke Frans. (nas)



Baca Juga
Berita Lainnya