Berita Terkini

Perbaikan Infrastruktur di Seputihraman Habiskan Rp 4 M
LAMTENG - Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah menganggarkan
Dewan Soroti Aset Daerah Dipakai Pihak Lain
METRO Komisi I DPRD Kota Metro menyoroti sejumlah bangunan a
Dewan Metro Segera Rampungkan Pekerjaan Rumah
METRO - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro aka
Incar Narkoba Dapat Kulit Ular
LAMSEL - Jajaran Polres Lampung Selatan menggagalkan upaya p
Penetapan Pjs Kades Bakal Kisruh
PESAWARAN - Penetapan penjabat sementara (Pjs) Kepala Desa (
Pengusaha di Pringsewu Enggan Bayar Pajak
PRINGSEWU - Sejumlah pengusaha di Kabupaten Pringsewu masih
Pj Bupati Bertekad Terus Majukan Pesbar
PESISIR BARAT – Pejabat Bupati Pesisir Barat Kherlani bert
Distribusi Buku Kurikulum 2013 di Tanggamus Belum Selesai
TANGGAMUS – Distribusi buku kurikulum tahun 2013 untuk sek


Putra Mance Pimpin Hanura Lampung

| E-mail Send | Cetak Print | PDF PDF

BANDARLAMPUNG – Frans Agung Mulia Putra, putra mantan Bupati Tulangbawang Abdurachman Sarbini didaulat memimpin DPD Partai Hanura Lampung. Frans mengungguli rivalnya Jufrius dengan mendulang 10 suara dari 19 suara yang diperebutkan pada Musyawarah Daerah Luarbiasa (Musdalub) DPD Partai Hanura Lampung yang digelar di DPP Hanura, tadi malam.

Menurut Plt Ketua DPD Partai Hanura Lampung, Albertus Haryono, Musdalub yang dihadiri Sekretaris Jendral DPP Hanura, Dosi Iskandar, Ketua Bidang OKK DPP Hanura, Djafar Bajeber dan jajaran pengurus DPP Hanura lainnya tersebut sempat memanas. ”Frans mendapat dukungan 10 suara, yaitu 7 suara DPC, 1 suara DPP, 1 suara DPD dan 1 satu suara dewan penasehat DPD,” kata Albert, semalam.

Ditambahkan Albartus, tarik menarik sangat terasa dalam Musdalub tersebut. Juprius yang diprediksi akan menjadi pesaing ketat Frans justru tidak berada di arena Musdalub. ”Saya tidak melihat Juprius di arena Musdalub, saya hanya mengetahui 10 suara sah untuk Frans, yang sembilannya saya tidak tahu,” ujarnya.

Sementara, Sekretaris DPC Hanura Bandarlampung, Aldomoro mengatakan, ada dua faksi dalam Musdalub, yaitu faksi DPD Hanura Lampung yang menggelar Musdalub di kantor DPP Hanura yang dipimpin oleh Sekjen DPP dan Ketua Bidang OKK, yang lain faksi yang dipimpin Elza Syarif yang menjagokan Juprius justru meninggalkan lokasi Musdalub dengan membuat Musdalub tandingan dengan mebawa sembilan suara.

”Kelompok Juprius menggelar Musdalub sendiri dengan dipimpin Bu Elza Syarif. Sembilan suara dipastikan ikut faksi tersebut, yaitu 7 DPC dan 2 suara organisasi sayap partai. Tidak ada orang DPP yang hadir di sana,” kata Aldo.

Diberitakan kemarin, panasnya Musdalub sangat terasa. Dua kandidat Frans Agung MP yang tak lain adalah putra Manceterus adu kekuatan  dengan mantan sekretaris DPD Partai Hanura Lampung Juprius. Peta sejak kamarin memang Frans lebih diunggulkan katimbang Juprius.

Frans yang tak lain adalah kakak kandung Bupati Pesawaran Aries Sandi DP yang sebelumnya berencana maju pada Musdalub Hanura, sampai adanya penundaan Musdalub oleh DPP, diperkirakan akan menjadi kandidat terkuat. Sebab, kata dia, meski Frans adalah kandidat ekternal dapat dipastikan Frans telah mendapat tiket dari Wiranto. Selain itu, lanjutnya, gerakannya beberapa waktu lalu yang mendulang dukungan dari DPC-DPC diperkirakan akan diarahkan ke Frans. (nas)



Baca Juga
Berita Lainnya