Berita Terkini

Bersenyum Manis itu dari Pringsewu
Bari (28) adalah aktivis pemuda dari Pringombo, Kabupaten Pr
e-Paper Koran Editor Kamis, 9 Januari 2013
Klik Disini Untuk Lihat e-Paper
Gawang Moral
ANGGOTA DPRD Lampung asal Partai Demokrat (PD) Imer Darius m
Rycko Umroh, Eki Tanpa Kabar
GUBERNUR Lampung Sjachroedin ZP menanggapi santai terkait pe
e-Peper Koran Editor, Kamis 9 Januari 2013
Klik Disini untuk lihat e-Paper
Pemprov Dinilai Menyembunyikanya
BANDARLAMPUNG- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dinilai
Pasti Korup dan Otoriter
KEKUASAAN dinasti dalam pemerintahan seperti terjadi di Bant
e-Paper Koran Editor, Selasa - 7 Januari 2013
Klik Disini untuk lihat e-paper 

Pengunjung

Kami memiliki 19 Tamu online


Semua Sektor Pembangunan Telah Disentuh

| E-mail Send | Cetak Print | PDF PDF

BANDARLAMPUNG - Gubernur Lampung Sjachroedin ZP mengatakan bahwa pemerintah provinsi ini dalam masa kepemimpinannya telah menyentuh pembangunan di berbagai sektor, untuk memajukan dan menyejahterakan masyarakat daerah ini. "Semua sektor pembangunan telah kita sentuh untuk memajukan masyarakat Lampung," kata Oedin, sapaan akrab Sjachroedin ZP, Kamis (29/5).

Oedin menyatakan selama masa kepemimpinan dua periode hingga saat ini banyak hasil kerja berupa pembangunan yang telah dilakukan bekerjasama dengan pihak terkait. "Banyak pembangunan yang sudah dilakukan, namun masih banyak pula yang perlu kita lakukan bersama-sama ke depan," kata dia.

Dia mencontohkan, dalam pembangunan bidang pendidikan pihaknya telah mengusulkan pembangunan Institut Teknologi Sumatera (Itera), pengembangan Universitas Lampung (Unila), dan sekolah di kawasan kota baru di Lampung.

Kemudian pada bidang keagamaan berupa peningkatan kesejahteraan guru mengaji, serta memberikan kesempatan untuk menunaikan umroh secara gratis yang dibiayai Pemprov Lampung bagi perwakilan guru, lurah dari seluruh kabupaten/kota, serta menyekolahkan 25 santri ke Yaman sebagai embrio kelahiran tokoh-tokoh agama di Lampung.

Selain itu, telah dilaksanakan pula pengembangan Bandara Radin Intan II yang sudah mulai dikembangkan dengan penambahan landasan pacu sepanjang 2.500 meter dan ditargetkan akan menjadi 3.000 meter untuk landasan pesawat ukuran lebih besar, sehingga bisa menjadi bandara untuk embarkasi haji secara penuh

Mantan Deputi Operasional Polri mengemukakan beberapa program pembangunan yang telah berjalan lainnya, seperti pembangunan jalan lingkar, jalur kereta api, rencana pembangunan Jembatan Selat Sunda pada tahun 2014 mendatang serta pembangunan jalan tol di Sumatera yang dimulai dari Lampung. "Dari seluruh provinsi di Sumatera, pembangunan paling banyak berada di Lampung, mulai dari jalan tol, Institut Teknologi Sumatera, kota baru dan banyak lagi yang lainnya," tukas Oedin. (sms)



Baca Juga
Berita Lainnya