Berita Terkini

Tak Pakai Stiker Bus Dipidanakan
BANDARLAMPUNG – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampun
Tarif Bus Lebaran Tidak Naik
BANDARLAMPUNG - Tarif angkutan umum untuk mudik dan balik le
Gubernur Hadiri Silaturahmi Pemred
BANDARLAMPUNG - Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo meng
KNPI Lampung Santuni Anak Yatim Piatu
BANDARLAMPUNG - DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)
Nipu, Abe Dibui 1 Tahun
BANDARLAMPUNG - Hasan Gunawan alias Abe (51), divonis satu t
Bina Marga Tegur Rekanan
BANDARLAMPUNG – Dinas Bina Marga Provinsi lampung saat ini
Perusahaan Jasa Security Dilaporkan
BANDARLAMPUNG - Sebanyak dua belas security pabrik kertas, d
Diskes Kota Dirikan Enam Posko Mudik
BANDARLAMPUNG – Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung

Pengunjung

Kami memiliki 131 Tamu online


Puskesmas Diusul Jadi BLU

| E-mail Send | Cetak Print | PDF PDF

BANDARLAMPUNG - Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) diwacanakan berubah status, menjadi badan layanan umum (BLU). Tujuannya, supaya lembaga tersebut bisa mengelola keuangan dengan baik.

Sehingga, pelayanan ke masyarakat lebih dioptimalkan.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Lampung Reihana didampingi oleh Humas Diskes Asih Hendrastuti mengatakan, wacana Puskesmas jadi BLU ini, merupakan bagian dari amanah Undang-undang no 40 tahun 2004 tentang sistem jaminan sosial nasional (SJSN) yang mana dalam UU tersebut, dalam waktu 10 tahun setelah UU disahkan, sudah harus terbentuk badan penyelenggara jaminan sosial. "Artinya 1 januari 2014 mendatang program ini sudah harus dilonching, dan penyempurnaan layanan puskesmas menjadi target utama pembenahan dari kementerian," kata dia, Rabu (14/4).

Dikatakannya, untuk proses pengalihan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung tengah menunggu hasil keputusan 6 kelompok kerja (pokja) yang sedang memantangkan persiapan program tersebut.

Mengingat, selama ini retribusi yang dihasilkan Puskesmas langsung disetorkan ke kas daerah. Sehingga, menjadi pendapatan daerah.

Sedangkan untuk operasional Puskesmas tersebut, tetap mengandalkan alokasi anggaran yang ada di dinas kesehatan setempat. "Kalau nunggu anggaran dari pemerintah, turunnya lama. Sedangkan pelayanan harus tetap berjalan," ujarnya.

Dengan begitu, Puskesmas ini diusulkan untuk mengelola anggarannya sendiri. Anggaran yang jadi pendapatan itu, akhirnya disesuaikan dengan kebutuhan.

Serta, dikembalikan ke masyarakat. Misalkan, dalam bentuk pengadaan obat-obatan serta jarum suntik.

Supaya, ketika masyarakat membutuhkan, semuanya sudah tersedia di Puskesmas tersebut. Dengan begitu, masyarakat tak perlu lama atau pindah berobat ke rumah sakit, gara-gara obatnya tidak tersedia.(sms)



Baca Juga
Berita Lainnya