Berita Terkini

Mukhlis Basri Ucapkan Selamat pada Jokowi- JK
KETUA DPC PDIP Lampung Barat Mukhlis Basri mengucapkan selam
Tunggakan Listrik Lampura Rp 45 M
LAMPURA - Hingga bulan Oktober, jumlah tunggakan rekening li
Cegah Pelecehan Seksual, Beri Pemahaman Anak
LAMPURA - Kepada seluruh pihak sekolah di Lampung Utara diim
BPMPD Tunggu Laporan Camat Abung Semuli
LAMPURA - Pemerintah Kabupaten Lampung Utara melalui Badan P
Stok Beras di Tuba Mencukupi
TULANGBAWANG - Kendati musim kemarau masih melanda, namun st
Polisi Lampura Tangkap Tersangka Begal
LAMPURA - Unit Buser Satuan Reserse Kriminal Polres Lampung
Baru Berjalan, Operasi Aman Mesuji Bocor
MESUJI - Mabes Polri menganggarkan Rp2,6 miliar untuk mengge
Jamaah Haji Waykanan Kembali Utuh
WAYKANAN - Bupati Waykanan Bustami Zainudin mengaku, bersyuk

Pengunjung

Kami memiliki 20 Tamu online


Puskesmas Diusul Jadi BLU

| E-mail Send | Cetak Print | PDF PDF

BANDARLAMPUNG - Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) diwacanakan berubah status, menjadi badan layanan umum (BLU). Tujuannya, supaya lembaga tersebut bisa mengelola keuangan dengan baik.

Sehingga, pelayanan ke masyarakat lebih dioptimalkan.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Lampung Reihana didampingi oleh Humas Diskes Asih Hendrastuti mengatakan, wacana Puskesmas jadi BLU ini, merupakan bagian dari amanah Undang-undang no 40 tahun 2004 tentang sistem jaminan sosial nasional (SJSN) yang mana dalam UU tersebut, dalam waktu 10 tahun setelah UU disahkan, sudah harus terbentuk badan penyelenggara jaminan sosial. "Artinya 1 januari 2014 mendatang program ini sudah harus dilonching, dan penyempurnaan layanan puskesmas menjadi target utama pembenahan dari kementerian," kata dia, Rabu (14/4).

Dikatakannya, untuk proses pengalihan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung tengah menunggu hasil keputusan 6 kelompok kerja (pokja) yang sedang memantangkan persiapan program tersebut.

Mengingat, selama ini retribusi yang dihasilkan Puskesmas langsung disetorkan ke kas daerah. Sehingga, menjadi pendapatan daerah.

Sedangkan untuk operasional Puskesmas tersebut, tetap mengandalkan alokasi anggaran yang ada di dinas kesehatan setempat. "Kalau nunggu anggaran dari pemerintah, turunnya lama. Sedangkan pelayanan harus tetap berjalan," ujarnya.

Dengan begitu, Puskesmas ini diusulkan untuk mengelola anggarannya sendiri. Anggaran yang jadi pendapatan itu, akhirnya disesuaikan dengan kebutuhan.

Serta, dikembalikan ke masyarakat. Misalkan, dalam bentuk pengadaan obat-obatan serta jarum suntik.

Supaya, ketika masyarakat membutuhkan, semuanya sudah tersedia di Puskesmas tersebut. Dengan begitu, masyarakat tak perlu lama atau pindah berobat ke rumah sakit, gara-gara obatnya tidak tersedia.(sms)



Baca Juga
Berita Lainnya