Berita Terkini

Mukhlis Basri Ucapkan Selamat pada Jokowi- JK
KETUA DPC PDIP Lampung Barat Mukhlis Basri mengucapkan selam
Tunggakan Listrik Lampura Rp 45 M
LAMPURA - Hingga bulan Oktober, jumlah tunggakan rekening li
Cegah Pelecehan Seksual, Beri Pemahaman Anak
LAMPURA - Kepada seluruh pihak sekolah di Lampung Utara diim
BPMPD Tunggu Laporan Camat Abung Semuli
LAMPURA - Pemerintah Kabupaten Lampung Utara melalui Badan P
Stok Beras di Tuba Mencukupi
TULANGBAWANG - Kendati musim kemarau masih melanda, namun st
Polisi Lampura Tangkap Tersangka Begal
LAMPURA - Unit Buser Satuan Reserse Kriminal Polres Lampung
Baru Berjalan, Operasi Aman Mesuji Bocor
MESUJI - Mabes Polri menganggarkan Rp2,6 miliar untuk mengge
Jamaah Haji Waykanan Kembali Utuh
WAYKANAN - Bupati Waykanan Bustami Zainudin mengaku, bersyuk

EOS 650D

Pengunjung

Kami memiliki 33 Tamu online


Camat Dilarang Terbitkan Izin Penimbunan BBM

| E-mail Send | Cetak Print | PDF PDF

TUBA BARAT - Bupati Tulangbawang Barat Bachtiar Basri menekankan kepada para camat supaya tidak mengeluarkan rekomendasi izin penimbunan bahan bakar minyak (BBM) terhadap pengusaha yang tidak memenuhi syarat, terutama tangki penampungan. "Izin penimbunan BBM ini harus memiliki tangki penampungan. Ini harus diingat para camat,"kata dia saat membuka rapat koordinasi pencegahan dan penangulangan bencana tim reaksi cepat (TRC) di Balai Kampung Pulungkencana, Selasa (28/5).

Dikatakannya, jika syarat tersebut tidak terpenuhi dikhawatirkan bisa berdampak negatif. "Yang kita takutkan bencana kebakarannya. Apalagi, sering kita dengar banyak musibah kebakaran dipicu dari BBM jenis bensin yang ditimbun didalam rumah,"katanya.

Dalam kegiatan tersebut, pihaknya juga meminta Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat dapat memperbanyak kegiatan simulasi terhadap bencana baik yang dilakukan didarat maupun di sungai.

Sebab, kegiatan tersebut sangat penting. "Simulasi bencana itu penting. Kalau memang musibahnya terjadi kita sudah siap. Tanpa pelatihan dan persiapkan tentunya hasilnya nanti tidak baik," ujarnya.

Selain itu, ia juga berharap kepada anggota tim reaksi cepat penanggulangan bencana dapat rutin melakukan koordinasi. "Sekecil apapun bencana yang terjadi harus cepat kita tangani. Terutama terhadap musibah kebakaran. Apalagi, penanganan masalah ini sering menjadi keluhan," tandasnya. (ish/wan)