Berita Terkini

Tak Pakai Stiker Bus Dipidanakan
BANDARLAMPUNG – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampun
Tarif Bus Lebaran Tidak Naik
BANDARLAMPUNG - Tarif angkutan umum untuk mudik dan balik le
Gubernur Hadiri Silaturahmi Pemred
BANDARLAMPUNG - Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo meng
KNPI Lampung Santuni Anak Yatim Piatu
BANDARLAMPUNG - DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)
Nipu, Abe Dibui 1 Tahun
BANDARLAMPUNG - Hasan Gunawan alias Abe (51), divonis satu t
Bina Marga Tegur Rekanan
BANDARLAMPUNG – Dinas Bina Marga Provinsi lampung saat ini
Perusahaan Jasa Security Dilaporkan
BANDARLAMPUNG - Sebanyak dua belas security pabrik kertas, d
Diskes Kota Dirikan Enam Posko Mudik
BANDARLAMPUNG – Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung

EOS 650D

Pengunjung

Kami memiliki 45 Tamu online


Camat Dilarang Terbitkan Izin Penimbunan BBM

| E-mail Send | Cetak Print | PDF PDF

TUBA BARAT - Bupati Tulangbawang Barat Bachtiar Basri menekankan kepada para camat supaya tidak mengeluarkan rekomendasi izin penimbunan bahan bakar minyak (BBM) terhadap pengusaha yang tidak memenuhi syarat, terutama tangki penampungan. "Izin penimbunan BBM ini harus memiliki tangki penampungan. Ini harus diingat para camat,"kata dia saat membuka rapat koordinasi pencegahan dan penangulangan bencana tim reaksi cepat (TRC) di Balai Kampung Pulungkencana, Selasa (28/5).

Dikatakannya, jika syarat tersebut tidak terpenuhi dikhawatirkan bisa berdampak negatif. "Yang kita takutkan bencana kebakarannya. Apalagi, sering kita dengar banyak musibah kebakaran dipicu dari BBM jenis bensin yang ditimbun didalam rumah,"katanya.

Dalam kegiatan tersebut, pihaknya juga meminta Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat dapat memperbanyak kegiatan simulasi terhadap bencana baik yang dilakukan didarat maupun di sungai.

Sebab, kegiatan tersebut sangat penting. "Simulasi bencana itu penting. Kalau memang musibahnya terjadi kita sudah siap. Tanpa pelatihan dan persiapkan tentunya hasilnya nanti tidak baik," ujarnya.

Selain itu, ia juga berharap kepada anggota tim reaksi cepat penanggulangan bencana dapat rutin melakukan koordinasi. "Sekecil apapun bencana yang terjadi harus cepat kita tangani. Terutama terhadap musibah kebakaran. Apalagi, penanganan masalah ini sering menjadi keluhan," tandasnya. (ish/wan)