Rabu, 07 Juni 2017

Uang Adp Rp150 Juta Hilang , Polisi Diminta Serius Mengungkap

LAMBAR-Hilangnya uang Alokasi Dana pekon (ADP) di dalam mobil, menjadi soratan publik.Pasalnya, hilangnya uang ADP didalam mobil yang begitu saja sekecap sepertinya  kelalaian, kecerobohan dan mutlak kesalahan sang bendehara pekon Fathan usai melakukan pencairan diBank dikelurahan waimengaku kecamatan balikbukit kabupaten lampung barat (Lambar)yang tanpa alasan menyimpan uang dalam jumlah banyak di dalam mobilnya.
Selain diminta mengganti uang yang hilang, bendehara  dinilai juga sudah mengkangkangi Peraturan Pemerintah RI No: 39 Tahun 2007, tentang Pengelolaan Uang Negara atau Daerah, dan dapat dijerat hukum dengan kurungan penjara selama 15 atau 20 tahun."Hilangnya uang ADP didalam mobilnya, merupakan indikasi adanya Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), sebab dimulainya dengan penganggaran admistrasi yang membuat uang tersebut berada di tangan bendehara . Hal ini harus dilakukan pemeriksaan yang mendalam karena telah mengakibatkan kerugian keuangan negara," ujar Praktisi Hukum Kabupaten  lambar Anton , (7/6) kepada Koran editor ini.

Selain harus mempertanggungjawabkan kelalaiannya untuk mengembalikan uang, kata anton, kepala desa/Lurah juga harus dapat menjelaskan kenapa uang sebanyak itu kok bisa hilang ."Seharusnya uang tersebut berada di tangan Bendahara atau di Bank, hal inilah yang menjadi indikasi kesalahan awal administrasi yang ujungnya adalah terjadinya korupsi, dalam hal ini uang hilang tidak jelas," paparnya.

Oleh sebab itu, lanjut anton , diminta pihak penegak hukum atau kepolisian yang menangani kasus hilangnya uang ADP tersebut tidak hanya memandang peristiwa ini murni pencurian."Pengelolaan dan penyimpanan uang Negara/Daerah dari hasil masyarakat membayar pajak sudah diatur dalam peraturan pemerintah RI No 39 Tahun 2007 dan UU No 1 Tahun 2004," terangnya.

Terkait permasalahan tersebut, anton meminta kepada Kapolres lambar untuk segera mengusut kasus ini, karena masyarakat melihat banyak kejanggalan yang terjadi."Yang hilang ini adalah uang negara hasil dari rakyat membayar pajak, maka kita himbau kepada masyarakat lambar mari sama-sama pantau proses hokum yang hilangnya anggaran dana pekon (ADP) . Apabila dalam penanganan proses hukum tidak jelas mari sama-sama kita tanyakan ke polisi, dan bila perlu kita laporkon " pungkas anton.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya,alokasi dana pekon (ADP)pekon buainyerupa ,kecamatan sukau, kabupaten  lampung barat diduga hilang dicuri dari sebuah kenderaan roda Empat (R4)yang sedang terparkir disalah satu caun handphone (HP) dikelurahan pasar liwa kecamatan balik bukit ,baru pencairan tahap pertama 25% yang akan dilokasikan untuk insentif aparat pekon,kader posyandu dan biaya operasional pekon . uang ADP senilai Rp,150 juta  yang disimpan dalam mobil raib. Saat ini kasus tersebut sedang ditangani oleh Polres lambar (Irw).
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar