Kamis, 01 Juni 2017

Tiga PNS Lamtim Diperiksa Kejari

Lampung Timur : Tiga orang Pegawai Negri Sipil (PNS) dari Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Lampung Timur telah dilakukan pemeriksaan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukadana terkait adanya laporan dugaan pemotongan dana Advetorial tahun 2015 milik sejumlah rekan media cetak harian maupun mingguan yang bertugas di Kabupaten setempat.

Kasi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Arief Ubaidillah mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap sejumlah saksi dan melakukan pemeriksaan kepada sejumlah pegawai dari Dishubkominfo Lamtim untuk dimintai keterangan. 

Ia melanjutkan, Selama sepekan pihak Kejari Sukadana melakukan proses pemeriksaan terhadap sejumlah orang dari pihak Dinas yang bersangkutan.

"Adapun ketiga orang Dishubkominfo yang dipanggil, yaitu Bendaharanya, PPK dan PPTK dari kegiatan tersebut. pemeriksaan itu sendiri dilakukan sudah satu minggu ini,"ucap Ubaidillah diruang kerjanya, Rabu (31/05/2017).

Saat dikonfirmasi terkait hasil dari pemanggilan sejumlah pegawai Dishubkominfo Lamtim, Pihak Kejari Sukadana belum dapat memberikan keterangan lebih jauh.

"Sementara ini masih dalam proses pemeriksaan jadi belum ada hasilnya,"pungkas Ubai kepada wartawan.

Sebelumnya, Senin 15 Mei 2017, pihak Kejari Sukadana memasuki tahapan pemanggilan sejumlah saksi terkait tindak lanjut kasus indikasi pemotongan dana Advetorial milik sejumlah rekan media Harian maupun mingguan yang diduga dilakukan oleh pihak Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) kabupaten Lampung Timur tahun 2015 silam.

Pemanggilan terhadap sejumlah saksi ini merupakan pemanggilan kedua oleh pihak Kejari Sukadana yang sebelumnya, Senin 08 Mei 2017 sempat tertunda dikarenakan Tim Pemeriksa sedang bertugas diluar daerah.

Sementara hasil dari pemeriksaan tersebut, sejumlah saksi yang hadir membenarkan bahwa adanya pemotongan dana Advetorial yang diduga dilakukan oleh Dishubkominfo.(pung) 



Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar