Selasa, 13 Juni 2017

Spanduk Dukungan Bermunculan, Herman HN Perlu Bukti

BANDARLAMPUNG- Pemandangan spanduk gambar atau bentuk dukungan masyarakat terhadap calon kepala daerah (kada) sering dijumpai menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Salah satunya spanduk pernyataan sikap masyarakat kelurahan kelapa III, kecamatan Tanjungkarang Pusat (TkP). Yang menyatakan mendukung Walikota Bandarlampung Herman HN maju dalam Pemilihan Gubernur Lampung 2018 mendatang.
Terlihat spanduk tersebut terpampang menghiasi lokasi pasar murah tahap II Pemerintah kota Bandarlampung yang di selengarakan di Jalan Agus Salim Gg Grafika, Keluarahan Kelapa III.
Dalam sepanduk tersebut warga menilai, selama kepemimpinan Herman HN pembangunan di Kota Bandarlampung sangt menyentuh masyarakat, baik dibidang infrastruktur, Kesehatan maupun Pendidikan.
“Warga Kelurahan Kelapa III siap mendukung bapak Drs Herman HN, MM menjadi Gubernur Lampung priode 2019 s/d 2024 karena telah ter uji dan ter bukti memimpin Kota Bandarlampung prongram yang berpihak pada rakyat,” tertulis di sepanduk.
Dibalik sepanduk tersebut bukan mebuat Herman HN bangga setelah mengetahui bahwa warga Keluarahan Kelapa III sangat menginginkan dirinya menjadi Gubernur, jutru membuat Herman HN kecewa.
Menurut Herman jika warga setempat sunguh-sunguh mendukung dan menginginkan dirinya menjadi Gubernur Lampung tidak perlu diungkapkan dengan kata kata apa lagi di tuangkan dalam bentuk sepanduk dan dipasang di tempat pelaksanaan kegiatan perongram Pemkot.
“Saya lihat ada tulisan warga kelapa III mendukung, gak perlu ditulis dukungan itu, sepanduk bisa bohong,” katanya saat memberikan sambutan dalam acara pasar murah tahap II di kelurahan kelapa III, kecamatan Tanjungkarang Pusat, Selasa (13/6).
Jika memang, lanjutnya masyarakat kelapa III menginginkan dirinya menjadi Gubernur Lampung tidak perlu ditunjukan dalam bentuk sepanduk, yang dirinya butuhkan hanya bukti dan itu di buktikan masyarakat dengan memilih dirinya dalam Pilgub mendatang.
“Tahun kemaren di kelapa III saya menag banyak gak, kalau memang benar saya menag buktikan lagi pilih saya,” ujarnya.
Masih di tempat yang sama, makmun koordinator pasar murah mengatakan dirinya tidak mengetahui jika ada sepanduk tersebut.
“Saya barutahu, saya gak tahu siapa yang masang karena gak ada koordinasi kalu mau masang itu,” katanya.
Diceritakannya, semenjak dua hari lalu dirinya sudah disibukan dengan persiapan pasar murah. “dari kemarin kami sibuk meyipakan ini (Pasarmurah-red) ini kan penuh rumput jadi perlu dibersiin dulu,” katanya.
Senada dengan Rahmanur Ketua RT setempat, dirinya menyatakan tidak tahu masalah sepanduk tersebut karena dirinya sebagai ketua RT tidak dilibatkan, dirinya menuding ada oknum yang mencari perhatian Walikota Bandarlampung Herman HN memanfaatkan momen pasar murah tersebut.

“Gak warga sini gak buat itu, gak tahu siapa yang masangnya tiba tiba saja sudah terpasang,” tuturnya .(edi)
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar