Rabu, 14 Juni 2017

Safari Ramadhan Lamban Balak Wakil Bupati Lambar

LAMBAR-Buka Bersama dan tarawih bersama sekaligus Safari Ramadhan 1438 H Di Rumah Dinas Wakil Bupati Lampung Barat Tahun 2017,(14/06) di hadiri oleh OPD Pemkab Lambar, Tokoh Masyarakat,Tokoh Agama, tokoh adat serta masyarakat dan di hadiri oleh Ustd Ahyar yang akan mengisi siraman rohani pada kegiatan tersebut.
Wakil Bupati Lambar Drs. Makmur Azhari menyampaikan bermuwajahah dimajelis yang mulia ini dalam rangkaian safari ramadhan tahun 1438 hijriyah yang malam ini kita laksanakan di kediaman rumah dinas bapak wakil bupati lampung barat.
Masih kata wakil ,tidak terasa sudah 19 (sembilan belas) hari ramadhan telah kita lalui.  artinya kita masih berada dalam 10 (sepuluh) hari kedua bulan ramadhan yang berarti kita sudah memasuki hari-hari yang penuh ampunan kepada kita semua yang masih menjalankan ibadah puasa (Shaum).„Setelah berhasil melalui fase pertama yang sudah pasti cukup berat karena tubuh dan pikiran berusaha beradaptasi dengan kondisi saat puasa, maka 10 hari kedua ramadhan ini mungkin akan terasa lebih ringan karena akhirnya tubuh sudah mulai terbiasa dengan aktivitas puasa yang menuntut seseorang untuk tidak makan dan minum dimulai sejak matahari terbit hingga saat matahari terbenam“, Ungkapnya.
Untuk keutamaan 10 hari kedua ramadhan allah membukakan pintu magfirah atau ampunan yang seluas-luasnya. oleh karenanya jangan sampai kita melewatkan hari-hari penuh ampunan yang telah dijanjikan oleh allah swt dengan sia-sia. pada waktu-waktu inilah saat yang paling tepat untuk memperbanyak doa serta memohon ampunan kepada allah swt atas segala dosa-dosa yang telah kita lakukan di masa lalu agar diampuni dan dibebaskan dari hukuman.
Wakil mengajak kita yang hadir ini untuk menengok sebentar ke belakang tentang ibadah puasa yang telah kita laksanakan kemarin. apakah kita telah melaksanakan puasa sesuai dengan yang telah diperintahkan allah kepada kita.  hal ini perlu saya ingatkan kepada diri saya sendiri dan jama’ah sekalian agar jangan sampai puasa yang telah kita jalani hanyalah kesia-siaan belaka“, Ujarnya.

Rasulullah saw bersabda bahwa berapa banyak orang yang berpuasa, namun tidak didapatkan dari puasanya itu kecuali haus dan lapar.  ini artinya bahwa puasa yang kita laksanakan harus benar-benar dijalankan dengan niat ibadah kepada allah swt, dan bukan dikarenakan suatu hal yang pada akhirnya kita tidak mendapatkan ganjaran dari puasa yang kita lakukan.(Irw) 
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar