Minggu, 18 Juni 2017

Mukhlis Basri Mundur Dari Sekda Tanggamus

Tanggamus- Sekretaris Daerah nonaktif Tanggamus Mukhlis Basri sudah mengundurkan diri dari jabatannya. Selanjutnya dirinya juga mengajukan pindah kerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemprov Lampung.

Menurut Plt Bupati Tanggamus Samsul Hadi, ada dua hal yang membuat Mukhlis Basri harus berhenti. Pertama, terkait aturan, apabila ada ASN yang terkena perkara hukum dari mulai tindak kriminal sampai korupsi serta lainnya dan sudah terkena vonis maka harus diberhentikan dari jabatannya sesuai PP 11 tahun 2017. Kedua, karena Mukhlis Basri mengundurkan diri dari jabatan sekda. 

"Dari dasar itulah maka Pemkab Tanggamus memutuskan memberhentikan Mukhlis Basri, meskipun vonis belum inkrach tapi sebelumnya sudah ada vonis. Seandainya tidak memberhentikan maka akan melanggar aturan, kemudian juga dari personal Mukhlis Basri mengajukan pengundurkan diri," ujar Samsul, Jumat (16/6).

Selanjutnya H. Samsul Hadi juga menjelaskan bahwa, proses pemberhentian Mukhlis sudah diproses dan diputuskan yang bersangkutan tidak lagi jadi Sekda Tanggamus. Kemudian juga dirinya mengajukan pindah tugas menjadi ASN di Bandar Lampung. Dengan demikian, selain tidak menjadi sekda, Mukhlis pun tidak lagi jadi ASN di Pemkab Tanggamus. 

"Mungkin ini sudah jadi kehendak Tuhan atau bagaimana ya itulah faktanya yang terjadi," ujar Samsul seusai acara buka bersama di mapolres Tanggamus. 

Samsul Hadi juga menerangkan Mukhlis sudah melayangkan surat pengunduran diri tidak lama setelah terkena masalah pada 22 Januari lalu. Dalam surat itu dirinya menyatakan mengundurkan diri dan pindah tugas. Sedangkan terkait gaji yang selama ini hanya diberikan 50 persen, Samsul mengaku itu masih diberlakukan sampai benar-benar ada inkracht. Bahkan sampai nanti jika yang bersangkutan pindah ke Pemprov Lampung. Gaji 100 persen akan diberikan lagi setelah adanya inkracht.

Saat ditanya bagaimana kesan terhadap Mukhlis Basri, Samsul mengaku sangat berkesan sekali karena memang sangat berperan bagi Tanggamus. "Beliau sangat luar biasa, bagus kinerjanya, mampu membangun koordinasi antar internal dan eksternal di luar pemda. Saya sangat terkesan sekali, kita juga tidak bisa juga menahan Muklis untuk tetap bertahan di Tanggamus meskipun non jabatan. Sebab itu sudah menjadi keputusan dirinya dan pihak luar tidak bisa menentang kehendak yang diputuskan oleh dirinya sendiri. 

Samsul juga mengaku sekarang ini Pemkab Tanggamus sudah membuka lelang terbuka untuk mengisi jabatan yang ditinggalkan Mukhlis Basri. Dan harapannya nanti didapat orang yang memiliki kompetisi dan kemampuan sama dengan Mukhlis Basri. 

Menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Tanggamus Nur Indrati, saat ini Pemkab Tanggamus membuka seleksi terbuka pengisian jabatan tinggi pratama selaku sekretaris daerah. 

Persyaratan yang dikenakan antara lain berstatus ASN pada kabupaten/kota se-Lampung. Usia maksimal 56 tahun, pendidikan minimal S1, pangkat minim pembina utama madya (IV/C), pernah pengalaman jabatan pimpinan tinggi pratama yang di tempat berbeda, lulus diklat kepempinan, tingkat II, tidak pernah dijatuhi hukuman pidana, memiliki kompetisi teknis dan kompetensi menejerial sesuai komptensi jabatan yang ditetapkan. (Ham). 


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar