Kamis, 15 Juni 2017

Kembalikan Berkas di PPP, Alzier - Ridho Kongekkan

BANDARLAMPUNG – Tiga bakal calon gubernur (balongub) mengembalikan berkas penjaringan di Kantor DPW PPP Lampung, Kamis (15/6). Ketiganya adalah M. Ridho Ficardo (Gubernur Lampung), M. Alzier Dianis Thabranie (Mantan Ketua Golkar Lampung), dan Mustafa (Bupati Lampung Tengah).
Menariknya, di hari terakhir pengembalian berkas tersebut, dua balongub saling ketemu. Keduanya adalah M. Ridho Ficardo dan M. Alzier Dianis Thabranie. Sementara, Mustafa datang lebih dulu sekitar pukul 13.00 WIB. Alzier yang dikawal Tim Pemenangannya ini datang sekitar lima belas menit lebih awal dari Ridho yang juga dikawal beberapa kader Partai Demokrat, sekitar pukul 16.00 WIB.
Usai mengembalikan berkas, di depan awak media dalam visi misinya, Alzier tampak bergumam terkait pembangunan di Provinsi Lampung yang menurutnya tidak ada kemajuan. “Saya ingin memimpin Lampung ini karna saya melihat selama ini Lampung tidak ada kemajuannya, yah kalau kita jalan dari Bakauheni sana banyak jalan yang bergelombang, Lampung dari zaman ke zaman tidak ada kemajuan, tidak bisa ditambal pake gula 15 ton,” kata Alzier.
Lanjut dia, pembangunan Lampung harus disertai dengan anggaran yang memadai yang tentunya merupakan hasil perjuangan pemimpin yang cerdas. “Kalau pemimpinnya cerdas pasti bisa menghasilkan uang. Jadi, janganlah pake-pake ilmu taipan, ujungnya Lampung ini hancur,” kata Alzier.
Ia menyebut bahwa gubernur saat ini, tidak bisa membangun Lampung dan harus cerdas menurutnya. “Saya bukan cuma saat ini mengkritik gubernur. Dari jaman Umarsono dulu saya sudah bilang bahwa gubernur harus cerdas. Gubernur juga harus punya kemampuan, jangan pake sokongan, nanti semua pajak akhirnya pada dilewatkan,” ujarnya.
Usai memaparkan visi dan misinya, Alzier tidak langsung meninggalkan Kantor DPW PPP Lampung, melainkan langsung menghampiri Ridho yang juga sedang berada di Sekretariat DPW PPP Lampung untuk mengembalikan berkas penjaringan bacagub.
“Kita kan kawan, iya kan?” kata Alzier sambil menepuk -menepuk pundak kiri Ridho.
“Kalau gubernurnya nggak cerdas, sekarang ini gue gubernurnya, Bang,” sahut Ridho.
Seolah membalas, Alzier pun berkelit bahwa dia sedang membicarakan gubernur terdahulu. “Tapi kan gua bilang gubernurnya dari zaman Oemarsono?” balas Alzier menyudahi permbicaraan tersebut. “Ya sudah ya, gua duluan,” pamit Alzier tanpa dijawab oleh Ridho.
Usai pengembalian berkas, kepada awak media, Ridho mengaku lupa terkait pengembalian berkas penjaringan di PPP jika tidak diingatkan oleh timnya karena disibukkan dengan urusan pemerintahan.
“Karena saya sibuk untuk agenda safari ramadhan, tadi saya juga ada agenda menerima tamu direktorat lalu lintas, dan urusan kopi, karena kita mau buat skala kopi bertaraf internasioanal, jadi agenda coffe day akan ditaro di Lampung. Jadi saya tidak tahu kapan batas waktu pengembalian berkas ini kalau tidak diingatkan,” jelasnya.
Kendati demikian, Ridho mengaku optimis PPP bakal mendukung dirinya. Meskipun, pada pilgub 2014 lalu, partai berlambang ka'bah ini tidak mendukungnya.

"Namanya partai dan situasi politik kan dinamis. Dan saat itu juga survei kita juga masih terlalu relatif. Jadi wajar kalau PPP kemarin tidak mendukung kita. Tapi kalau besok tidak mendukung kita itu tidak wajar kayaknya," ujarnya.

Untuk itu, Ridho mengajak PPP Lampung untuk bersama-sama mendukungnya dalam meneruskan pembangunan Lampung di lima tahun yang akan datang.

"Jadi PPP harapannya bisa membantu saya dalam melanjutkan pembangunan lampung untuk lima tahun kedepannya," tukasnya.

Sementara itu, Mustafa yang lebih dulu mengembalikan berkas di siang harinya berharap PPP dapat mendukung dirinya dalam mencalonkan diri sebgai cagub pada pilgub 2018 mendatang.
Sebelumnya, Bakal calon gubernur Lampung, Arinal Djunaidi juga telah mengembalikan berkas penjaringan cagub ke Kantor DPW PPP Lampung, Selasa (13/6) lalu. (cah).


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar