Minggu, 11 Juni 2017

Kamis, PDIP Bandarlampung Gelar Lomba Pidato

BANDARLAMPUNG – Dean Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Bandar Lampung berencana akan menggelar lomba pidato untuk masyarakat Kota Tapis Berseri yang bertemakan pancasila dengan menggunakan bahasa Lampung pada Kamis, (15/6) mendatang.
Hal tersebut dalam rangka memperingati hari pancasila pada Kamis, (1/6) dan lahirnya presiden pertama RI, Soekarno pada Selasa, (6/6) lalu.

Ketua DPC PDIP Bandar Lampung, Wiyadi menjelaskan, tujuan digelarnya lomba tersebut adalah untuk melestarikan budaya dan bahasa Lampung serta membumikan Pancasila di Kota Tapis Berseri.

Menurutnya, pancasila merupakan dasar dari negara Republik Indonesia dan sebagai ideologi Bangsa agar terwujudnya kehidupan yang menjunjung tinggi ketuhanan, nilai kemanusiaan, kesadaran akan kesatuan, berkerakyatan serta menjunjung tinggi nilai keadilan. Selain itu, Pancasila juha sebagai sarana pemersatu masyarakat.

"Kita dapat telusuri gagasan para pendiri negara Indonesia tentang pentingnya mencari nilai-nilai bersama yang dapat mempersatukan berbagai golongan masyarakat di Indonesia. Pancasila perlu diamalkan dalam bentuk pelaksanaan yang konsistem dalam kehidupan bernegara," ujarnya, kemarin.

Diungkapkannya, Pancasila menjadi jati diri bangsa Indonesia dan diperlukan upaya untuk terus mengabadikan ideologi Pancasila di hati masyarakat.

"Kami (PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung, red) membuat terobosan dengan menggelar lomba pidato berbahasa Lampung bertema Pancasila,” ungkapnya.

Lanjutnya, PDIP Kota Bandarlampung yang dinahkodai oleh Wiyadi sekaligus ketua DPRD Bandarlampung mengajak seluruh elemen masyarakat di Kota Tapis Berseri untuk turut serta mengikuti Lomba guna memperebutkan piala ketua DPC PDIP Bandarlampung dan hadiah lainnya seperti uang tunai, thropy, piagam serta souvenir untuk semua peserta yang mau
bersama-sama melestarikan bahasa daerah ini.

"Calon peserta bisa mendaftar ke sekretariat DPC PDIP Bandarlampung di Jalan P. Emir M. Noor No.18 Durian Payung, Bandar Lampung secara gratis," jelasnya.

Dirinya berharap, dengan adanya lomba ini semoga masyarakat dapat semakin memahami Pancasila dan sebagai pedoman untuk menjaga kebudayaan  bahasa Lampung sehingga tidak cepat punah seperti yg dikhawatirkan oleh para budayawan, dan akademisi.

"Semoga acara ini nantinya dapat menumbuhkan rasa nasionalisme dengan berkebudayaan untuk seluruh masyarakat Kota Tapis Berseri,' pungkasnya. (cah).


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar