Kamis, 01 Juni 2017

Jutaan Umat dan 726 Pengacara Siap Bela Habib Rizieq

//Sikapi Langkah Polri Tetapkan Tersangka Dugaan Mesum Cact ///
 Praktisi hukum Eggi Sudhana yang kini memimpin Tim Advokasi Pembela Ulama dan Aktivis mengingatkan Polri tak bertindak gegabah terhadap M Rizieq Shihab.  Jika polisi membawa paksa ulama yang kondang dengan panggilan Habib Rizieq itu pulang ke Indonesia, maka jutaan umat Islam akan marah dan membelanya.
Eggi mengatakan, umat Islam pasti akan berbondong-bondong menuju bandara untuk menyambut kedatangan Habib Rizieq. Tujuannya adalah menentang penangkapan imam besar Front Pembela Islam itu. "Minimal dua juta sampai tiga juta orang akan datang ke bandara," ujar Eggi dalam konfrensi pers di kantornya, Jalan Tanah Abang III, Jakarta, Kamis (1/6).
Oleh sebab itu, Eggi meminta Polri tidak menjemput paksa Rizieq yang kini berada di luar negeri. Sebab, jika polisi tetap nekat menangkap Rizieq maka umat Islam pasti akan langsung menyerbu bandara tempat pendiri FPI itu tiba.
Ditambahkan Eggi, penerbangan pasti akan terganggu. "Kalau bandara penuh bagaimana mungkin ada penerbangan," katanya.
Dalam hitungan Eggi, jika aktivitas di Bandara Soekarno-Hatta sampai terhenti meka kerugian maskapai dan negara bisa mencapai Rp 9 triliun.
Egi juga menyebutkan sedikitnya sudah 726 pengacara yang menyatakan siap membela Habib Rizieq Syihab. Egi menyebut tim kuasa hukum itulah yang nantinya akan membantu imam besar FPI dalam mengambil langkah proses selanjutnya.

"Ini sekarang sudah terdata 726 pengacara untuk membela tergabung dalam pengacara ulama dan aktivis," ujarnya.
Tim hukum ini akan berfokus pada kasus dugaan pornografi di situs 'baladacintarizieq' yang dihadapi Rizieq. "Kita lagi fokus pada kasus yang konten ini," tuturnya.
Egi bersama tim pun mengaku telah mendiskusikan terkait langkah-langkah hukum yang akan diambil selanjutnya termasuk menggelar koordinasi dengan beberapa tokoh terkait penetapan tersangka pada Rizieq. "Semua sudah kita koordinasikan dengan tokoh-tokoh nasionalis pun juga sudah kita rapatkan kita lagi ambil besok surat penetapan tersangka ketika surat penetapan tersangka dapat langsung kita siapkan gugatan langsung kita praperadilan begitu," katanya.
Selain itu, Egi juga membantah foto chat pornografi yang beredar media sosial, yang diduga merupakan tubuh dari Firza Husein. Pihak pengacara Firza, katanya, telah melakukan pengecekan dan hasilnya berbeda.
"Kita sudah punya bukti waktu pemeriksaan fisik wanita di Polda itu sangat berbeda dengan foto yang diviralkan. Polisi sudah melakukan body checking dan kita bisa bandingkan bagian perutnya yang diviralkan maupun yang asli," imbuhnya. (nas)




Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar