Rabu, 07 Juni 2017

Gandeng Unila Garap SGC

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tulangbawang menggandeng Universitas lampung (Unila) terkait panitia khusus (Pansus) tentang kepemilikan tanah yang diduga diserobot PT Sugar Group Companies (SGC). Unila menugaskan dua ahli hukumnya yakni DR. Edi Rifai dan DR. Tisnanta untuk mendampingi pansus DPRD Tulangbawang.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tulangbawang, Novi Marzani, menjelaskan merspon permintan pansus Unila menugaskan pakar hukum Dr.Eddy Rifai, SH, MH dan Dr. H.S. Tisnanta, SH, MH.Permintaan bantuan menyusul adanya laporan masyarakat Kampung Gedung Meneng Kecamatan Gedung Meneng Kabupaten Tulangbawang yang diterima mereka  menyangkut adanya dugaan penyerobotan tanah warga oleh SGC.
“Kami sudah mendapat data-data yang diperlukan. Saat ini  kami sedang pelajari secara rinci pokok masalahnya,” ujar Eddy Rifai.
Eddy menjelaskan, timnya akan bekerja cepat. “Dalam waktu yang tidak terlalu lama, pandangan hukum akan kami sampaikan ke Fraksi Gerindra DPRD Tulangbawang,” katanya. Disamping bahan-bahan yang sudah ada, kata Eddy, pihaknya bersama Fraksi Gerindra juga akan turun ke lapangan guna mengumpulkan data tambahan dari masyarakat. “Setelah itu baru kita berikan masukan pendapat hukum,” ujar Eddy.
Gerindra Inisiasi Pansus Kisruh Lahan SGC Terkait langkah-langkah penyelesaian, menurut Eddy, DPRD bisa menggunakan upaya politik dan upaya hukum sesuai aturan yang berlaku terhadap Undang-undang. "Kan DPRD punya hak untuk bertanya, mengawasi terhadap aturan- aturan yang ada apakah yang dilakukan bertentangan dengan aturan. DPRD bisa memanggil pihak-pihak terkait,”ujarnya.
Lebih lanjut Eddy menambahkan bila langkah politik tidak bisa menyelesaikan permasalahan secara tuntas, maka bisa digunakan langkah - langkah hukum dengan melakukan gugatan ke Pengadilan. "Jika tidak ditemukan titik temu. maka langkah selanjutnya adalah menempuh jalur upaya hukum , setelah masyarakat mendapatkan bantuan hukum, untuk mengawal masyarakat melakukan gugatan terhadap SGC," jelas Eddy.

Seperti diberitakan sebelumnya, persoalan Hak Guna Usaha (HGU)  atas lahan SGCi dipermasalahkan masyarakat. Rakyat merasa lahan mereka dicaplok dan dikuasai SGC.
Menyikapi keresahan sejumlah tokoh masyarakat di dua Kecamatan yakni Gedungmeneng dan Dente Teladas Kabupaten Tulangbawang yang sudah bertahun-tahun memperjuangkan hak kepemilikan atas tanah mereka, Ali Asan, Wakil Ketua DPRD Tulangbawang  akan segera menindaklanjuti secara kelembagaan. (red).
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar