Rabu, 07 Juni 2017

DUET KOMPAK UNGGUL

BANDARLAMPUNG--- Tiga tokoh yang akan maju Pilgub Lampung 27 Juni 2018 benar-benar bersaing ketat. Ketiganya, petahana M. Ridho Ficardo, Bupati Lampung Tengah, Mustafa dan Walikota Bandarlampung Herman HN.  
Kabar teranyarnya, Ridho menyapu bersih posisi teratas baik populeritas maupun eletabelitasnya. Sebulan lalu, Ridho hanya unggul di populeritas (90.80%) sementara Mustafa yang moncer di elektibelias (15 %) dan Herman HN nempel di posisi dua baik populeritas maupun elektabilitasnya dan Ridho di bawahnya.
Namun kini posisi Ridho sudah bertengger di paling atas. Sumber Editor menyebutkan, pihaknya tengah memfinalisasi hasil survei tentang peluang bakal calon gubernur-wakil gubernur yang maju Pilgub 2018. Meski belum selesai keseluruhan terlihat posisi elektabilitas petahana Ridho Ficardo naik cukup besar prosentasenya.  Sedangnkan untuk populeritasnya tidak bergerak secara signifikan seperti hasil survei yang dilakukan Rakata Institut sebelumnya.
“Sebelum lebaran survei selesai dan bisa dilihat semuanya. Termasuk variabel apa yang mendongkrak elektabelitas akan terlihat,” terangnya.
Ditambahkan, gambaran umumnya program Gerakan Membangun Desa Saburai (Gerbang Saburai) memberi sumbangan signifikan mengapa responden menentukan pilihan ke Ridho. Selain Gerbang Saburai, adanya pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang kini terus berproses juga berdampak positif terhadap persepsi kinerja Gubernur Ridho. Juga adanya Bandara radin Intan II yang kini bisa menjadi kebanggaan Lampung. Juga program Lampung mengajar.
“Mereka berargumen program pembangunnya terarah untuk kesejahteraan masyarakat dan memajukan Lampung,” bebernya meski belum mau mengungkap detail datanya.
Mengakhri keterangannya, dia menegaskan posisi Ridho melejit naik mengungguli calon rival tersebut setelah beberapa bulan terakhir Ridho dan Bachtiar tegas menyatakan melanjutkan duetnya. “Ketegasan itu juga jadi variabel lain yang signifikan,” tandasnya.
Sementara itu, Rakata Institut telah merilis hasil survei bahwa dari ketiga kandidat tersebut, yang memiliki popularitas tertinggi, yakni M Ridho Ficardo 90,80%,  disusul Herman HN 70,40%, dan urutan ketiga Mustafa 43,70%.
Ditambahkan Yuli Harmoko, Manajer Riset Rakata Institute,  selain ketiga tokoh tersebut terdapat sejumlah kandidat lain yang memiliki popularitas di bawah 40%. Mereka berturut-turut adalah Wakil Gubernur Bachtiar Basri 34,60%, mantan Ketua Golkar Lampung M Alzier Dianis Thabranie 31,20%, dan Bupati Lampung Barat Mukhlis Basri 22,40.
Kemudian, anggota DPR dapil Lampung Aziz Syamsudin 10,20 %, mantan Kapolda Lampung Ike Edwin 9,40%, anggota DPR asal Lampung Al Muzzammil Yusuf 9.20%, Ketua Golkar Lampung Arinal Djunaidi 7,70 %, dan Ananda Tohpati 4.49 %.
Selain unggul  di populeritas, Ridho kembali menempati posisi teratas soal suka atau tidak suka (akseptabilitas) responden terhadap calon. Ketua Partai Demokrat Lampung itu mendapat angka 46,10%, urutan kedua  kembali ditempati Herman HN dengan akseptibilitas 40,20% dan Mustafa pada urutan ketiga, yakni 25,20%. Sedangkan kandidat lainnya hanya disukai 15% responden.
Dalam relis waktunya, jika Pilgub digelar waktu iu, Mustafa yang unggul dengan elektabilitas paling tinggi yakni 15%.  Posisi runerup kembali ditempati Herman HN dengan 14% dan selanjutnya Ridho 13,90 %. Hasil analisis indeks kesukaan masyarakat dibandingkan popularitas, Mustafa juga meraih angka tertinggi, yaitu 57,67%. Kemudian, diikuti Herman HN 57,10%, dan Ridho 50,77%. (cah)


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar