Minggu, 18 Juni 2017

Dinsos Metro Sosialisasi Subsidi Listrik

METRO - Dinas Sosial Kota Metro mengaku sosialisasi terkait subsidi listrik bukan wewenangnya. Ini menyusul pihak PLN mengatakan Dinsos kurang dalam melakukan sosialisasi terhadap subsidi listrik. 

Mewakili Kepala Dinsos Kota Metro Ellya Lusiana, Kabid Linjamsos (Perlindungan Jaminan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin) Sri Mubaroka Wati menjelaskan, dalam hal subsidi listrik, tugas Disos hanya menyediakan Basis Data Terpadu (BDT) dan pelayanan terhadap pengaduan bagi warga miskin. 

"Jadi kewenangan kita bukan sosialisasi ke listrik. Kita ini hanya ini layanan pengaduan bagi warga miskin. Dan PLN juga belum komunikasi dengan kami," terangnya ketika dikonfirmasi diruang kerjanya Jumat (16/6). 

Menurutnya, justru PLN yang kurang melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Hal ini, karena PLN hanya melakukan sosialisasi lewat internet. Padahal, tidak semua kalangan melek akan internet. 

"Seharusnya PLN itu menggandeng dinas terkait untuk sosialisasi terkait subsidi listrik. Karena kalau lewat internet hanya kalangan menengah ke atas," katanya. 

Dikatakannya, warga yang terdaftar di BDT subsidi listriknya tidak akan dicabut. Dimana, di Kota Metro warga yang masuk BDT sebanyak 8515 KK. 

"Mekanisme pemutakhiran datanya yang ada di selebaran PLN itu baru akan dilaunching pusat tahun 2018 nanti. BDT Metro sekitar kurang lebih 8515 KK. Mereka ini subsidinya tidak dicabut. Nah kalau ada warga yang mengadu berarti tidak terdaftar di BDT," tutupnya. (fin).



Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar