Kamis, 15 Juni 2017

Demokrat Prioritaskan Kader Internal

BANDARLAMPUNG - Partai Demokrat (PD) Lampung bakal memprioritaskan kader internalnya untuk maju pada pilkada dua daerah, pilkada Lampung Utara (Lampura) dan Tanggamus.

"Kita mendorong kader kita yang potensi di daerah untuk maju sebagai calonkada. Mari, ayo jangan takut-takut, maju sebagai calonkada," ujar Sekretaris DPD PD Lampung, Fajrun Najah Ahmad, kemarin.

Dijelaskannya, seperti kadernya Nerozely Agung Putra, pihaknya sangat mendukung Nero untuk maju pada pilkada Lampura 2018 mendatang.

"Seperti Bung Nero yang aktif turun sosialisasi jelang pilkada lampura. Kita sangat dukung itu. Nanti DPP akan melihatnya bagaimana Bung Nero ini bekerja," jelasnya.

Sementara untuk di Kabupaten Tanggamus, Fajar - sapaan akrabnya - mengakui belum ada kader yang muncul. Kendati demikian, pihaknya masih melihat kader yang berpotensi untuk dimajukan.

"Saat ini kita buka peluang kepada semua kader untuk bersosialisasi. Nanti akan ada survei yang menilai. Dia pantas atau tidak untuk dicalonkan," jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga tetap akan membuka penjaringan calonkada di dua daerah pilkada tersebut. Namun, saat ini masih menunggu instruksi dari DPP.

"Ketika DPP memerintahkan membuka penjaringan kita akan membuka penjaringan. Dan nanti direkomendasi atau tidak  itu nanti ada survei yang menjadi patokan DPP untuk melihatnya," jelasnya.
Terpisah, Wakil Ketua DPD PD Lampung, Nerozely Agung Putra mengaku optimis jika dirinya bakal didukung penuh oleh partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono.
“Partai Demokrat memang belum membuka penjaringan. Tapi saya yakin Partai Demokrat sangat merespon positif dengan sosialisasi yang sudah kita gerakkan,” ujarnya.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Lampung ini menyampaikan ada dua hal pokok yang diprioritaskan dalam memajukan Kabupaten Lampura.
“Program di lampura hanya dua, bagaimana membawa investor masuk di Lampura. Kedua mencipatakan anak muda dengan usaha baru. Kalau pendidikan gratis itu adalah program dari pusat,” jelasnya.
Terkait infrastruktur, menurutnya hal tersebut sudah menjadi kewajiban bagi seluruh bupati dan walikota unutk terus memperbaiki infrastruktur.
“Jadi hanya dua pokok itu saja dalam membangun Lampura. Bagaimana menarik investor dan menciptakan usaha bagi kaum muda disana. Kalau yang lain-lainnya tinggal meneruskan program dari pusat saja,” terangnya.
Terkait wakil pun, dirinya mengaku sudah mengantongi nama calon pendamping dirinya unutk maju pada pilkada Lampura 2018 mendatang.
“Kalau komunikasi dengan partai politik kita komunikasi, saya mau maju ini mau menagn bukan mau kalah, kalau wakil sudah sip lah, adalah nanti kita sampaikan,” tukasnya. (Cah).


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar