Senin, 05 Juni 2017

Bupati Nunik Hadiri Audiensi IKPM Lamtim di Jogja

Lampung Timur – Chusnunia Chalim memenuhi undangan acara Audiensi Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa (IKPM) Lampung Timur (Lamtim) di Yogyakarta, tepatnya di Jln. Pakuningratan 7 Jetis, Jum’at malam (02/6). Kegiatan yang dikemas dalam acara ramah tamah dan buka puasa bersama tersebut dihadiri ratusan mahasiswa dan pelajar dari Lamtim baik tengah menimba ilmu maupun yang telah paripurna.

Sulaiman mahasiswa asal Kecamatan Jabung dan Ketua IKPM 2016–2017 menyampaikan, bahwa munculnya IKPM Lamtim, adalah suatu wadah yang penting untuk menambah kekayaan-kekayaan generasi untuk memajukan Lampung Timur.

Sementara itu Bupati lamtim Chusnunia dalam sambutanya mengajarkan cara kepemimpinanya yang selalu terbuka kepada seluruh peserta yang hadir, “buat saya ini adalah suatu yang istimewa berada disini, ini juga sebenarnya sederhana saja kalau saya orangnya memimpin Lampung Timur dengan terbuka, seterbuka mungkin, sesimpel mungkin, jadi tidak harus yang ribet-ribet. Kalau waktunya emang mungkin, ya ayo, tapi kalau tidak mungkin cari waktu yang lain,” ungkapnya

Selain itu di acara ramah tamah dan buka bersama itu Chusnunia menyampaikan bahwa saat ini Kabupaten Lampung Timur sedang berbenah dan berupaya mengoptimalkan dari segi pendapatan untuk pembangunan. Mengingat beban yang harus diselesaikan saat ini terlampau timpang dengan anggaran yang tersedia sehingga diperlukan penataan yang baik.

“Dari total anggaran 2,2 triliun, dengan pendapatan asli daerah (PAD) 100 milyar, artinya 2,1 triliun itu berasal dari pemerintah pusat. Itu sangat kita syukuri, dan kita tata sebaik mungkin, tetapi dengan pekerjaan rumah, yang saya sering sebut pekerjaan rumahnya seleher, tetapi uangnya semata kaki. Jadi saking banyaknya pekerjaan yang harus kita tuntaskan, tetapi uang yang kita punyai atau energi yang kita punyai sangatlah terbatas,” tambah perempuan yang akrab dipanggil Nunik tersebut.

Dalam menghadapi kenyataan tersebut, Chusnunia telah menyatakan akan bekerja seoptimal mungkin dalam membangun Lampung Timur, tapi tidak dengan cara berhutang. “Menyelesaikan dengan berhutang sama dengan gali lobang tutup lobang. Jadi sudah tutup buku tidak sepakat dengan berhutang.”

Lanjutnya.”Sekarang ini“Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur lakukan adalah mengupayakan semaksimal mungkin, supaya roda ekonomi ini berjalan. Kemudian juga secara logika pasti efek positif, efek domino positifknya, pasti pendapatan pendapatan warga juga berjalan,tentu juga mampu membayar pajak. Karena selama ini baru zaman era saya membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bisa lunas hingga100%,” tutur Chusnunia (pung).



Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar