Rabu, 14 Juni 2017

Buka Puasa Bersama Dan Peringatan Nuzulul Qur’an 1438 H Sekaligus Pemberian Insetif Guru Ngaji, Imam Masjid Dan Marbot

LAMBAR- Buka Puasa Bersama Dan Peringatan Nuzulul Qur’an 1438 H Pemerintah Kabupaten Lampung Barat di Lamban Agung Bupati Lambar Selasa (13/06). Di hadiri oleh Kepala OPD Lambar, Lurah, Peratin Dan LHP Se–Kabupaten Lampung Barat, Tokoh Agama, Tokoh Adat Dan Tokoh Masyarakat serta undangan lainnya.
Bupati Lampung Barat Drs. Mukhlis Basri menyampaikan salah satu kemuliaan bulan suci ramadhan adalah bulan dimana diturunkannya kitab suci al-quran, turunnya Al-Quran (Nuzulul Qur’an) Dari Allah Swt, Kepada Rasullullah SAW, diperingati setiap Tanggal 17 Ramadhan setiap tahunnya oleh sebagian ummat islam.  peringatan nuzulul qur’an ini sangatlah penting, agar menambah keteguhan iman kita kepada kitab Allah SWT berupa al-qur’an,momentum peringatan Nuzulul Qur’an ini merupakan wahana atau sarana bagi kita untuk mengkaji dan merevitalisasi diri, apakah kita telah benar-benar mampu memahami dan mengamalkan ajaran alquran dengan baik. apalagi jika dikaitkan dengan kehidupan masyarakat saat ini yang tidak sedikit di antaranya mengalami kekurangan pemahaman tentang agama.  hal itu ditandai dengan merebaknya penyakit masyarakat, seperti perbuatan maksiat, tindak kriminal merajalela, dan penyalahgunaan narkoba ”Saya mengajak diri saya sendiri dan semua yang hadir di sini, kita perlu sepakat untuk segera kembali mencintai kitab suci al-quran.  marilah kita hidupkan suasana rumah dan kantor setiap harinya dengan Al- Quran”, Ungkapnya.
Dalam kesemapatan yang sama Bupati Lampung Barat Drs.Hi.Mukhlis Basri,MM, membagikan insentif kepada 544 orang Guru Ngaji, Imam Masjid dan Marbot untuk 7 kecamatan, Ketujuh kecamatan tersebut meliputi kecamatan Batu Ketulis, Belalau,  Batu Brak,  Balik Bukit, Sukau dan Lombok Seminung.
Dari 544 orang yang mendapat insentif  tersebut meliputi guru ngaji 382 org,  Imam masjid  81 org dan marbot 81 org.
Untuk pemberian insetif guru ngaji, imam masjid dan marbot ini merupakan program pemerintah daerah di bidang keagamaan yg sdh berjalan semenjak dirinya dilantik menjadi Bupati. Pemerintah sangat memperhatikan para guru ngaji, imam dan marbot ini walaupun belum semuanya bisa dibantu karena ketersediaan anggaran yang ada. Untuk itu sudah sewajarnya para guru ngaji, imam dan marbot berterimakasih kepada pemerintah daerah. Mudah-mudahan dengan pergantian Bupati baru nanti bisa bertambah, baik jumlah maupun besaran uangnya.
Masih kata Bupati menekankan agar  para alim ulama khususnya para guru ngaji, imam masjid dan marbot  senantiasa  mengajak umat untuk senantiasa menjaga keutuhan NKRI, tidak terpropokasi oleh sekelompok orang yang ingin merubah dasar negara.Saat ini kita dengar dari berbagai media masa maupun media elektronok ada sekelompok orang atau oknum masyarakat yang ingin berusaha merubah dasar negara ini, untuk itu kita semua hendaknya waspada, "ujarnya.

Ditempat terpisah,  Kabag Kesra M.Danang Harisuseno, S.Ag,.MH mengatakan bahwa pembagian insentif untuk guru ngaji, imam masjid, dan marbot yg dibagikan tersebut adalah insentif untuk triwulan kesatu dengan total dana yang diberikan sebesar Rp.244.800.000,(Irw)
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar