Kamis, 15 Juni 2017

Bertambah, Demokrat Yakin Koalisi Pilgub 2014 Solid

Jelang Pilgub 2018 mendatang, Partai Demokrat (PD) Lampung berharap koalisi parpol pada Pilgub 2014 lalu tetap bertahan. Meski tidak bermaksud memborong parpol, Demokrat yakin koalisi parpol akan bertambah.
"Insya Allah koalisi 2014 lalu tetap bertahan dan akan bertambah pada Pilgub 2018 mendatang. Itu harapan kita," ujar Sekretaris DPD PD Lampung, Fajrun Najah Ahmad, kemarin.

Fajar - sapaan akrabnya - pihaknya menampik jika Demokrat akan memborong partai pada
Pilgub 2018 mendatang dengan mengusung Ketua DPD PD Lampung, M. Ridho Ficardo sebagai calon gubernur (cagub).
"Kita bukan mau memborong partai. Tapi kita mengajak partai lain untuk bergabung dengan kita untuk membangun Lampung," ungkapnya.

Karena itu, kata Fajar pihaknya saat ini terus menjalin komunikasi intens dengan sejumlah partai politik di Lampung. Seperti, PAN, Gerindra, PKS, PKB, dan PPP.

"Semua kompromi politik terus kita lakukan dan lakukan komunikasi politik. Dan huhungan komunikasi kita dengan partai politik lainnya cukup baik," jelasnya.

Terkait penjaringan, Fajar menyampaikan, pihaknya siap membuka penjaringan hanya untuk bakal calon wakil gubernur (balonwagub) saja. Pasalnya, DPD PD Lampung sepakat untuk mengusung kembali Petahan M. Ridho Ficardo untuk menjadi gubernur periode kedua.

Kendati demikian, lanjut Fajar, sampai saat ini pihaknya tinggal menunggu instruksi dari DPP.
"Kita masih menunggu instruksi dari DPP. karena yang kita hanya mencari wakilnya. Kalau gubernurnya kan sudah ya dan yang kita usung itu Pak Ridho. Dan ini kita masih menunggu instruksi dari DPP. Bagaimana bentuknya. Apakah kita perlu  bentuk tim penjaringan atau tidak. Tapi prinsipnya DPD siap untuk membentuk tim penjaringan. Jadi tinggal menunggu perintah DPP saja," paparnya.
Terkait yang bakal lanjut Jilid II atau berpasangan kembali dengan Bachtiar Basri, menurutnya hal tersebut ada prosesnya.
"Kita tetap buka penjaringan. Dan tentu yang kita tunggu adalah ketegasan DPP nya. Saya justru lebih seneng tidak usah ada penjaringan, tinggal usulan DPD saya tandatangan dan pak ridho sebagai ketua dpd tanda tangan selesai," tukasnya.
Diberitakan sebelumnya, membaiknya posisi petahana Gubernur M. Ridho Ficardo membuat sejumlah parpol tak mau berspekulasi. Prinsip dukung yang akan menang berdalih sesuai harapan rakyat diterapkan. Sedikitnya, lima parpol dengan 37 kursi di DPRD Lampung atau 43,53 % merapat ke Ridho. Jika ditambah Demokrat, Ridho didukung parpol berkekuatan 48 kursi atau 56,47 persen.
Orang dekat Ridho yang juga petinggi Demokrat Lampung menerangkan, dukungan parpol tersebut karena Ridho selama ini menjaga hubungan baik dengan parpol mana pun. Karenya, menyambut Pilgub 27 Juni 2018 parpol-parpol tersebut siap mengusung dan memenangkan Ridho. “Kami bangun komunikasi yang baik selama ini. Itulah makanya kebersamaan terus terpelihara dan mereka tetap mendukung kami,” terangnya.
Ditambahkan, lima parpol telah memastikan mengusung Ridho dan berharap tetap duet dengan Bachtiar Basri. Kelima parpol tersebut  Partai Gerindra 10 kursi, PAN 8 kursi, PKS 8 kursi, PKB 7 kursi dan PPP 4 kursi. “Memang belum ada ikatan semacam kontrak politik anata Ridho dengan para parpol tersebut. Tapi parpol-parpol tersebut telah berkomitmen, soal formalnya kapan saja bisa,”  tandasnya.
Terpisah, Ketua DPD Partai Gerindra Lampung Gunadi Ibrahim mengatakan, sejauh ini arah dukungan partai besutan Prabowo itu ke petahana Gubernur M. Ridho Ficardo. Meski diakui, selain Ridho juga ada  Wali Kota Bandarlampung Herman H.N. ’’Terkait Ridho dan Herman, maka Gerindra lebih cenderung ke Ridho. Pertimbangannya, Ridho ketua partai, sedangkan Herman H.N. bukan ketua partai,” terang Gunadi seraya mengatakan segera melaporkan ke DPP. (cah)


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar