Minggu, 11 Juni 2017

Bawaslu Lampung Tunjuk 10 Timsel Panwaskab

BANDARLAMPUNG - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Lampung menetapkan tim seleksi (Timsel) Panwaskab 15 kabupaten/kota se–Lampung yang akan menggelar Pilgub Lampung 2018 di Hotel Bukit Randu, Bandarlampung, belum lama ini.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 10 Timsel Panwaskab ditunjuk dan terbagi tugas di dua wilayah, Wilayah 1 dan wilayah 2.

Untuk anggota Timsel Panwaskab yakni wilayah 1, Suhairi Yusuf, Siti Khoiriah, Darmawan Purba dosen Unila, Toni wijaya, dan Mansyur. Sementara wilayah 2, yakni Heni Siswanto, Dr. Erlina Pane dosen UIN Raden Intan Lampung, Diky Hidayat, Asrian Hendi, dan Dedi Hermawan.

“Kami tidak melakukan pembukaan pendaftaran Timsel Panwaskab, hanya kami tunjuk saja, dan sekarang hanya timsel dibagi wilayah 1 dan 2, bukan masing-masing kabupaten/kota,” jelas komisioner Bawaslu Lampung, Ali Sidik, belum lama ini.

Menurutnya, koordinasi terkait pelaksanaan tugas timsel untuk membentuk Panwas. Penunjukan nama-nama ini merupakan  penunjukan langsung karena kewenanganBawaslu.

“Mereka ditunjuk oleh Bawaslu, dengan komposisi, lima orang, masing-masing dua ditunjuk Bawaslu RI, tiga oleh Bawaslu provinsi, kemudian di SK kan Bawaslu provinsi,” jelasnya.

Setelah penerimaan surat keputusan (SK), Timsel Panwaskab akan melakukan pengumuman pendaftaran pada 10 – 16 Juni dan langsung penerimaan berkas pada 17-24 Juni.

“Yang mau daftar langsung ke kantor Bawaslu Lampung,” jelas Ali.

Sedangkan ditambahkan Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khairiyah, Jauhari Jaelani digantikan Darmawan Purba, karena Jauhari sedang berada di luar negeri.

“Tidak ada masalah pergantiannya, karena memang belum di SK (surat keputusan) kan. Beliau (Jauhari Jaelani) saat ini tidak bisa, dia masih di Singapura makanya kami ganti Darmawan Purba,” jelas Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah, Kamis (8/6).

Soal rekrut timsel yang terkesan tertutup dan pembagian wilayah timsel menurut Alumni Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung ini, tidak ada yang ditutup-tutupi dan Timsel Panwaskab berbeda dengan Timsel KPUD yang ada disetiap kabupaten/kota.

“Baru kali ini, ada dua timsel biasanya satu, karena ini akan merekrut Panwas Pilgub, Pileg, dan Pilpres. Sebenarnya kami mengusulkan tiga wilayah, tapi oleh pusat disetujui dua wilayah. Soal ini tertutup, saya kira yang namanya rekrut timsel memang selalu tertutup. Baru orang-orang yang dihasilkan akan terbuka, yang menyeleksi adalah kami bertiga melalui pleno,” jelasnya.

Dipastikan Khoir bahwa timsel yang terpilih sudah representative (mewakili) dari berbagai kalangan.

“Mudah-mudahan nanti timsel akan menghasilkan panwas yang benar-benar terbaik,” harapnya.

Dijelaskannya, Untuk wilayah 1 akan menyeleksi anggota Panwaskab Pesisir Barat, Lampung Barat, Tanggamus, Pringsewu, Pesawaran, Bandarlampung, Lampung Selatan dan Metro.

Sedangkan wilayah 2 menyeleksi untuk Panwaskab Lampung Tengah, Lampung Timur, Tulangbawang, Tulangbawang Barat, Mesuji, Waykanan, dan Lampung Utara. (cah).


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar