Minggu, 18 Juni 2017

Bambang DH Apresiasi Polda Lampung

BANDARLAMPUNG – Pelaksana Harian (Plh) Ketua DPD PDIP Lampung, Bambang DH mengapresiasi Kapolda Lampung, Irjen Sudjarno yang sigap menyelesaikan proses pemberhentian sementara pembangunan Fly Over ruas Jalan Teuku Umar - ZA Pagar Alam Bandarlampung, Jumat (16/6) lalu.
Saya terus terang memuji sikap positif Pak Kapolda. Pak kapolda saat itu menyampiakan, kalau ini terkait hari raya fly over ini dihentikan ini memang bagus. Tapi Pak Kapolda juga menyampaikan pembangunan ini tetap terus dilanjutkan,” ujarnya usai Istighosah dan Buka Puasa Bersama Jajaran Pengurus PDIP se-Provinsi Lampung di Bundaran Tugu Adipura, Sabtu (17/6) petang.
Menurutnya, sikap positif juga ditunjukkan oleh Kapolda Lampung yang cepat menyelesaikan penghentian sementara pembangunan fly over tersebut. Sehingga, imbuhnya, kerumunan masa yang berkumpul saat itu tidak menyebabkan kerusuhan.
“Saya memuji langkah polisi, dalam hal ini Polda Lampung yang bersikap arif dan bijak sana,” tukasnya.
Kendati demikian, Mantan Walikota Surabaya ini mengungkapkan kekecewaannya terhadap langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung yang memaksa Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung menghentikan pembangunan di wilayah jalan nasional itu. Dengan alasan urusan administrasi perizinan pembangunan yang dilakukan belum diselesaikan oleh Pemkot.

Padahal, lanjutnya, Dirjen Bina Marga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V sedianya telah menyetujui semua pekerjaan jalan termasuk flyover dan underpass yang dilakukan Pemkot Bandarlampung, melalui surat bernomor: PW.01.02-BW/03/766, tertanggal 13 Desember 2016.

"
Mestinya Gubernur (Ridho Ficardo, red) harus bersikap arif dan bijaksana. Jangan ketika ada kepala daerah mau membangun malah dipandang negatif," ujar Bambang DH, usai Istighosah dan Buka Puasa Bersama Jajaran Pengurus PDIP se-Provinsi Lampung di Bundaran Tugu Adipura, Sabtu (17/6) petang.
Untuk itu, Bambang meminta, agar Walikota Bandarlampung Herman HN tetap melanjutkan pembangunan flyover tersebut. Sebab, meski berada di wilayah jalan nasional, ia yakin Presiden Joko Widodo akan menyetujui pembangunan yang dilakukan Pemkot. Selama hal itu bisa berguna untuk masyarakat dan memajukan daerah.

"
Tidak perlu mundur, lanjutkan bekerja kalau itu untuk melayani kepentingan masyarakat," tegasnya.

Dalam kesempatan sama, Herman HN menekankan jika Pemprov Lampung tidak berhak menghentikan proyek pembangunan flyover Jalan Teuku Umar - ZA Pagar Alam. Menurutnya, pembangunan saat ini hanya ditunda sementara karena sudah mendekati Hari Raya Idul Fitri.

"Untuk memperlancar arus mudik, sembilan hari sebelum Idul Fitri saya minta berhenti. Nanti empat hari setelah Idul Fitri harus jalan lagi. Target kita bulan Desember selesai," ujarnya.

Herman mengatakan, memajukan pembangunan sudah menjadi kewajiban kepala daerah. Sebab hal itu, lanjut dia, sesuai dengan Nawacita yang digaungkan Presiden Joko Widodo. "Kita harus bisa menunjukan hasil karya (pembangunan) kita sendiri, bukan ngaku-ngaku hasil pembangunan nasional (pemerintah pusat, red) itu baru bagus," tukasnya. (cah).


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar