Selasa, 13 Juni 2017

Bachtiar Oke Jilid II

BANDARLAMPUNG –Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri akhirnya blak-blakan terkait maju tidaknya pada pilgub 2018. Kalu sebelumnya di banyak kesempatan menyatakan mendukung petahana M. Ridho Ficardo, bahkan siap menjadi ketua tim pemenangannya, Ketua PAN Lampung ini akhirnya tegas menyatakan berhasrat maju.
Menariknya, meski 15 DPD PAN kabupaten/kota se-Lampung sebelumnya telah meminta Bachtar maju sebagai calon gubernur (cagub), manatan Bupati Tulangbawang Barat itu tak berbesar hati. Seusai buka puasa bersama keluarga besar PAN Lampung kemarin, Bachtiar tegas memilih melanjutkan duetnya dengan Ridho.
“Terima kasih dukungan saudaraku DPD se-Lampung, tapi saya akan jelaskan ke Ketum PAN bahwa saya punya komitmen. Sebenarnya, saya jadi apa saja siap, tapi juga harus realitis. Politik itu bisa diitung, rasional jadi bukan mengandai-andai,” kata Bachtiar kepada puluhan wartawan usai buka puasa dan tarawih bersama di ruahnya tadi malam.
Menurutnya, hingga saat ini dirinya masih nyaman bersama Ridho untuk menyelesaikan masa jabatan pertama sebagai gubernur dan wakil gubernur Lampung. “Hasrat untuk mencalonkan diri, sudah pasti ada. Berapa kali saya sampaikan ke teman-teman media saat di gedung dewan beberapa waktu lalu,  kalau saya masih nyaman dengan Pak Gubernur Ridho, dan saya siap maju pilgub bersama Pak Ridho,” katanya.
Lebih lanjut Bachtiar mengatakan sebagai petahana tidak perlu terlalu banyak sosialisasi, karena saat ini pun tengah menjabat dan menyelesaikan jabatannya hingga akhir periode. Menurutnya, bekerja keras dengan tujuan memberikan yang terbaik untuk Lampung jauh lebih disenangi warga katimbang sekadar janji. “Kami, Ridho-Bachtiar ini kan petahana, masak iya harus pasang banner yang banyak, ya tidaklah, kan sudah tahu. Rakyat nunggu kerja kita yang maksimal,” tegasnya.
Terkait dengan lobi partai, Bachtiar juga mengaku sudah banyak berkoordinasi dengan parpol lain. “Meski kami tidak mendaftar misalnya, kami pun bangun komunikasi yang baik. Semua partai sudah pernah ada komunikasi misalnay dengan PKS, Gerindra, PKB, PPP,  dan termasuk Demokrat,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, enam parpol dengan berkekuatan 48 kursi atau 56,47 persen telah merapat ke petahana, Ridho-Bachtiar. Keenam parpol telah sepakat mengusung Ridho dan berharap tetap duet dengan Bachtiar Basri. Keenamnya Partai Demokrat 11 kursi, Gerindra 10 kursi, PAN 8 kursi, PKS 8 kursi, PKB 7 kursi dan PPP 4 kursi. “Memang belum ada ikatan semacam kontrak politik anata Ridho-Bachtiar  dengan para parpol tersebut. Tapi parpol-parpol tersebut telah berkomitmen, soal formalnya kapan saja bisa,”  terang sumber Editor.
Terpisah, di banyak kesempatan Ridho pun menyatakan dirinya kemungkinan besar kembali berpasangan dengan Bachtiar. Hal ini tidak lepas dari harmonisasi hubungan keduanya selama ini dalam menjalankan roda pemerintahan Provinsi Lampung.

“Hubungan saya dengan beliaukan (Bachtiar Basri) bukan sekedar urusan antara Gubernur dan Wakil Gubernur, karena hubungan kami bukan berangkat dari hubungan kompromi politik. Ketika situasi politik mengharuskan saya dan beliau harus berpasangan lagi atau tidak, itupun saya harus mendapat restu beliau,” kata Ridho. (cah).
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar