Kamis, 01 Juni 2017

ASN Bandarlampung Terima Gaji ke 14 Bersamaan Gaji Bulan Juni

Gaji Ke 14 Dibayar Bersamaan Gaji Bulan Juni
BANDARLAMPUNG- Aparatusr Sipil Negara (ASN) lingkungan Pemerintahan Kota Bandarlampung patut berbangga, meskipun mentri keuangan belum mengeluarkan peraturan terkait pembayaran gaji ke-14, Walikota Bandarlampung Herman HN telah memberikan  kebijakan  untuk membayarkan gaji ke-14 bersamaan dengan pembayaran gaji bulan Juni 2017.
“Pak Walikota (Herman HN-red) telah memerintahkan kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah untuk membayarkan Gaji ke 14 dibayarkan bersamaan dengan pembayaran gaji bulan Juni 2017,” kata Paryanto Kabak humas Pemkot Bandarlampung, Kamis (1/6).
Diungkapkannya dalam waktu dekat ini ASN akan mendapatkan dua kenaikan gaji yak ni gaji ke 13 dan gaji ke 14. Naumun Walikota saat ini baru mengintruksikan kepada Kepala DPKAD untuk membayarkan gaji ke 14, mengingat anak anak mauk sekolah atau ajaran baru pada bulan Juli mendatang. “Gaji ke 13 mungkin baru dibayarkan waktu mendekati tahun ajaran baru,” katanya.
Diketahui, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan pencairan gaji ke-13 dan ke-14 atau Tunjangan Hari Raya (THR) tinggal menunggu pengesahan Peraturan Pemerintah (PP) dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Gaji ke-13 dan THR akan dibayarkan berbarengan di Juni 2017.
"PP (gaji ke-13 dan THR) tinggal nunggu arahan Presiden. Lagi menunggu penetapan," tegas Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu, Askolani di kantor Kemenko Bidang Perekonomian beberapa minggu lalu.
Askolani mengungkapkan, pembayaran gaji ke-13 dan THR bakal berlangsung di bulan yang sama, yakni Juni. Alasannya, kata dia, karena Lebaran jatuh di Juni, sedangkan tahun ajaran baru dimulai awal Juli.
"Awal Juli kan anak-anak mulai masuk sekolah. Jadi mudah-mudahan bulannya sama di Juni (pembayaran THR dan gaji ke-13), seperti tahun lalu tapi tanggalnya bisa beda. THR sebelum Lebaran, kalau gaji ke-13 sebelum anak masuk sekolah," jelasnya.
Sementara untuk anggaran gaji ke-13 dan THR, diakui Askolani sama dengan tahun lalu. Pemerintah menganggarkan sekitar Rp 14 triliun untuk pembayaran gaji ke-13 dan THR di 2016. Rinciannya masing-masing sekitar Rp 7 triliun.
"Anggarannya sama dengan tahun lalu. Itu anggaran ada di semua kementerian/lembaga (K/L), nanti mekanisme ada di K/L, tidak susah, tinggal cairkan saja supaya punya manfaat," ujar Askolani.
Ia menegaskan, para pegawai negeri aktif akan mendapatkan gaji ke-13 dan THR. Sementara, pensiunan PNS hanya memperoleh gaji ke-13 tanpa THR.

"Kalau THR kan untuk aparatur negara saja. Pensiun dapat (gaji) 13. Nanti diberikannya sebelum Lebaran," tuturnya.(edi)
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar