Minggu, 11 Juni 2017

5 Parpol Merapat Ridho

BANDARLAMPUNG - Membaiknya posisi petahana Gubernur M. Ridho Ficardo membuat sejumlah parpol tak mau berspekulasi. Prinsip dukung yang akan menang berdalih sesuai harapan rakyat diterapkan. Sedikitnya, lima parpol dengan 37 kursi di DPRD Lampung atau 43,53 % merapat ke Ridho. Jika ditambah Demokrat, Ridho didukung parpol berkekuatan 48 kursi atau 56,47 persen.
Orang dekat Ridho yang juga petinggi Demokrat Lampung menerangkan, dukungan parpol tersebut karena Ridho selama ini menjaga hubungan baik dengan parpol mana pun. Karenya, menyambut Pilgub 27 Juni 2018 parpol-parpol tersebut siap mengusung dan memenangkan Ridho. “Kami bangun komunikasi yang baik selama ini. Itulah makanya kebersamaan terus terpelihara dan mereka tetap mendukung kami,” terangnya.
Ditambahkan, lima parpol telah memastikan mengusung Ridho dan berharap tetap duet dengan Bachtiar Basri. Kelima parpol tersebut  Partai Gerindra 10 kursi, PAN 8 kursi, PKS 8 kursi, PKB 7 kursi dan PPP 4 kursi. “Memang belum ada ikatan semacam kontrak politik anata Ridho dengan para parpol tersebut. Tapi parpol-parpol tersebut telah berkomitmen, soal formalnya kapan saja bisa,”  tandasnya.
Terpisah, Ketua DPD Partai Gerindra Lampung Gunadi Ibrahim mengatakan, sejauh ini arah dukungan partai besutan Prabowo itu ke petahana Gubernur M. Ridho Ficardo. Meski diakui, selain Ridho juga ada  Wali Kota Bandarlampung Herman H.N. ’’Terkait Ridho dan Herman, maka Gerindra lebih cenderung ke Ridho. Pertimbangannya, Ridho ketua partai, sedangkan Herman H.N. bukan ketua partai,” terang Gunadi seraya mengatakan segera melaporkan ke DPP.
Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lampung, Ahmad Mufti Salim membenarkan Ridho masuk usulan cagub bersama sejumlah nama lainnya. “Pilgub 2014 lalu PKS juga motor pemenangan duet Ridho-Bachtiar,” katanya.
Parpol lainnya adalah PKB yang memiliki 7 kursi di DPRD Lmapung juga mengisyaratkan dukungannya ke Ridho. Politisi senior PKB yang juga anggota DPRD Lampung Noverisman Subing blak-blakan menyampaikan bahwa sementara PKB arahnya ke Ridho meski diakui ada nama Mustafa dan Herman HN. “Ketiga kandidat itu keluarga NU semua, itu dasar kami. Nah, kalau Arinal memang kita kesampingkan,” terang Nover.
Selanjutnya PPP pun tak mau ketinggalan. Partai berkekuatan 4 kursi di DPRD Lampung tersebut, saat menerima utusan Ridho mengambil berkas penjaringan terang-terangan berharap gubernur lima tahun kedepan tetap tokoh muda. Rahnya mengisyaratkan PPP akan mengusung Ridho. “PPP cari gubernur yang masih muda, yang bisa majukan Lampung dari semua lini. Saat ini Ridho bagus dan memenuhi kreteria itu,” kata Ketua Des Pilkada PPP Lampung, Mohamad Hasyim Idris.
Sementara itu, Partai Demokrat memiliki 11 kursi dan PAN yang berkeuatan 8 kursi akan mengokohkan duet Ridho-Bachtiar maju sebagai petahana. Ketua DPW PAN Lampung yang juga Wagub Bachtiar Basri di banyak kesempatan menyatakan bahwa dirinya tetap mendukung Ridho. Begitu juga Ridho pun di banyak kesempatan menyampaikan bahwa masih nyaman duet dengan Bachtiar Basri.
Diketahui, Peraturan KPU 9/2016, syarat pertama bagi partai politik (parpol) yang ingin mengusung cagub-cawagub adalah harus memiliki jumlah perolehan kursi di DPRD daerah pilkada sebanyak 20 persen. Merujuk persyaratan ini, maka parpol harus memiliki sedikitnya 17 dari 85 kursi di DPRD Lampung. Karena itu hanya PDIP yang memiliki 17 kursi dan otomatis memenuhi syarat minimal 20 persen jumlah kursi DPRD. (red).


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar