Senin, 08 Mei 2017

Wahyu Dimosi, DPC PAN se-Bandarlampung Nyatakan Solid

BANDARLAMPUNG – Sebanyak 17 Ketua DPC PAN se-Bandarlampung menepis isu dugaan mosi tidak percaya terhadap Ketua DPD PAN Bandarlampung, Wahyu Lesmono. Bahkan, semunya kompak menyatakan masih solid dibawah kepemimpinan Wahyu Lesmono.

Ketua DPC PAN Tanjung Senang, Yuspar Jafar, mewakili suara 17 Ketua DPC PAN se-Bandarlampung mengaku dirinya mendapat intervensi dari oknum yang mengatas namakan pengurus untuk menandatangani surat yang isinya untuk menggulingkan Ketua DPD PAN Bandar Lampung.

"Saya diberi uang sebesar 1,5 juta untuk menandatangani surat dan memberikan stampel untuk menjatuhkan kepemimpinan Wahyu. Tapi saya gak mau itu, kita masih solid dan mengakui kepemimpinan Wahyu," katanya saat ditemui di Rumah PAN Bandar Lampung, Senin (8/5/2017)

Dikesempatan yang sama, Ketua DPC PAN Kedamaian, Ali Mardani menyebutkan, ada oknum yakni Zulhidir dan A. Latif yang memberikan arahan kepada dirinya untuk memprofokasi bahwa kepemimpinan Wahyu Lesmono sudah tidak benar lagi. 

"Saya disuruh buat mosi tidak percaya dan melakukan tanda tangan kemudian dikasih uang, 1,5 juta. Tapi saya tegaskan tidak mau DPD PAN diacak acak oleh oknum tersebut," katanya

Sementara itu, Pengurus Litbang DPD PAN Kota Bandar Lampung, Rusman mengatakan bahwa pihaknya sangat menyayangkan sekali dengan adanya sikap dari Zulhidir dan A. Latif mantan pengurus DPC PAN. Pihaknya juga akan menindak lanjuti secara seris perbuatan tersebut.

"Kita sepakat akan mengorek siapa saja dalangnya. Kita akan segera lapor kepada DPW dan DPP. Kita di PAN tidak mau ribut-ribut. Kita ini solid dan kompak," katanya.

Terpisah, Ketua DPD PAN Kota Bandar Lampung, Wahyu Lesmono mencoba untuk menyikapi secara arif terkait persoalan tersebut. Ia mengatakan ada oknum yang kurang puas dengan kepemimpinannya dan tidak ingin PAN Kota Bandar Lampung besar.

"Sudah ada 7 DPC PAN yang tanda tangan dan membetikan cap. Tapi mereka sudah mengembalikanya. Saya akan laporkan kepada Panwil PAN Zainudin Hasan dan Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan," kata anggota DPRD Kota Bandar Lampung ini.

Kemudian ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan melaporkan kepada pihak kepolisian karena perbuatan tersebu merupakan pencemaran nama baik seluruh partai. Ia juga mengatakan bahwa jajaran kepengurusannya  solid da siap menghadapi Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 mendatang.

"Kita akan koordinasi dengan DPW dan DPP mengenai hal ini. Karena kita akan menyambut agenda politik didiepan semuanya mendukung Bachtiar maju menjadi Gubernur Lampung dan Zulkifli Hasan menjadi Presiden," katanya. (cah).


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar