Minggu, 21 Mei 2017

Tiga Unit Mobil Penerangan Siap Beroperasi

Tanggamus- Badan Perpustakaan, Dokumentasi dan Arsip Daerah Tanggamus mengaku siap mengoperasionalkan tiga unit mobil penerangan. 

Menurut Hamdan, Kepala Badan Perpustakaan, Dokumentasi dan Arsip Daerah, kendaraan tersebut sekarang sudah ditangani pihaknya sebab selama ini masih jadi aset dari Bagian Umum. "Sekarang mobilnya sudah ada pada kami, tinggal kapan akan difungsikan bisa langsung kami jalankan," ujarnya, Kamis (18/5).

Selanjutnya Hamdan mengatakan, dengan kondisi tersebut maka mobil sudah berada di bawah tanggungjawab intsnsinya. Maka mobil bisa digunakan sesuai fungsinya yakni sebagai sarana penerangan atau publikasi.

"Sementara ini agenda rutin untuk mobil itu beroperasi memang belum ada, sebab masih menunggu anggaran operasional yang paling cepat  dianggarkan pada APBD-P tahun ini. Namun jika ada keperluan mendadak mobil bisa dioperasiolkan," jelas Hamdan. 

Kepala BPDAD itu juga mengatakan, sebagai mobil publikasi maka interior dan fasilitas mobil disesuaikan dengan fungsinya. Mobil itu berisi dua unit perangkat komputer salah satunya server yang terhubung ke jaringan internet, lalu ada proyektor, perangkat komunikasi, speaker, batrei, dan berbagai peralatan pendukung publikasi. 

"Untuk sekarang ini perangkat di dalamnya sudah canggih, semuanya bisa dari alat-alat di dalamnya, bisa jadi ruang kerja juga," kata Hamdan. 

Lantaran bentuknya mobil maka difungsikan sebagai sarana publikasi keliling. Mobil tersebut bertipe bus kecil dan minimal ada dua orang yang mengoperasionalkan, satu untuk pengemudi dan lainnya operasionalkan perangkat publikasi. Mobil tersebut diterima Tanggamus pada akhir 2016 lalu yang merupakan realisasi pengajuan bantuan ke pemerintah pusat. 

"Mobil itu memang rencananya untuk sosialisasi ke kecamatan-kecamatan, entah itu sosialisasi rutin atau saat ada kegiatan tertentu," jelas Hamdan. 

Lebih dalam dirinya mengaku, sebagai aset pemerintah maka materi publikasi hanya terkait dengan program pemerintah, pihak swasta tidak boleh menggunakannya. Jadi tujuannya memang untuk kepentingan pemerintah. Lantas materi publikasi bisa apa saja yang pasti program pemerintah, baik itu berbentuk multimedia biasa atau film. 

"Kalau nanti ada anggarannya kami juga akan agendakan publikasi keliling dengan mobil itu sebab peruntukannya memang untuk hal semacam itu," jelas Hamdan. (Ham). 


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar