Minggu, 21 Mei 2017

Tekan Lonjakan Harga, Pemkab Lamtim adakan pasar Murah

Lampung Timur - Untuk menekan lonjakan harga menjelang Bulan Ramadan Pemkab Lamtim adakan Pasar Murah di Desa Mataram Baru, sabtu (20/5)kemarin

 Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lampung Timur, Rosdi, SH memantau langsung kegiatan Pasar Murah di Desa Mataram Baru tersebut, kegiatan ini juga  dihadiri Camat Mataram Baru "Siswanto, S.Sos, M.Si, Kades
Se-Kecamatan Mataram Baru, Koramil, Kapolsek.

Kegiatan pasar murah yang merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Lampung Timur yang dalam hal ini diwakili oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan bekerjasa sama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Timur, cukup mendapatkan apresiasi yang baik dari kalangan masyarakat sekitar lokasi diadakannya pasar murah tersebut. 

Kegiatan Pasar Murah tahun ini diagendakan dilaksanakan di 6 kecamatan yang berlangsung sejak tanggal 17 s/d 22 Mei 2017, antara lain tanggal 17 Mei 2017 di Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Marga Tiga. Kemudian tanggal 18 Mei 2017 di Desa Pungung Raharjo Kecamatan Sekampung Udik, tanggal 19 Mei 2017 di Desa Bandar Agung Kecamatan Sribhawono, selanjutnya tanggal 20 Mei 2017 di Desa Mataram Baru Kecamatan Mataram Baru, pada tanggal 21 Mei 2017 di Desa Sukadana Tengah Kecamatan Sukadana dan 22 Mei 2017 di Desa Braja Sakti Kecamatan Way Jepara.

Kepada wartawan Kadis Pasar Lamtim mengungkapkan bahwa belum mwratabya pasar murah disemua Desa se kabupaten Lampung Timur karna keterbatasan dana.

"kita menyadari bahwa hari ini kita memang belum mampu untuk menjangkau semua desa, semua lapisan masyarakat, karena keterbatasan dana. Namun, paling tidak ini menjadi bukti kepedulian Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, sekaligus kedepan nanti Insya Allah program program seperti ini akan diperbanyak, kemudian volumenya diperbanyak,” jelas Rosdi.

Selanjutnya, dengan adanya campur tangan pemerintah dalam hal pengendalian harga lewat pasar murah tersebut, Rosdi juga berharap harga dapat dikendalikan sehingga tidak luar batas yang semestinya.

“Jadi pasar murah ini adalah bentuk intervensi. Bentuk campur tangan pemerintah, untuk menekan lonjakan harga diluar kendali. Kalau dalam ekonomi itu ada istilah suplay and demand, dimana ada permintaan banyak, maka harga akan naik. Itu hukum ekonomi,” tambahnya.

Menutup sambutan pada pasar murah tersebut, Rosdi menyampaikan pesan Bupati Lampung Timur, Chusnunia bahwa “bagi masyarakat yang tidak mendapatkan kupon bukan karena pilih kasih, melainkan karena semata mata karena keterbatasan anggaran yang tersedia. Mudah mudahan pada tahun yang akan datang anggaran untuk kegiatan pasar murah ini bisa ditambah,” tutupnya.

Adapun bahan pangan yang disediakan pada pasar murah kali ini antara lain beras, minyak , gula , tepung terigu, sirup , mentega dan coca cola rata rata mendapat subsidi harga sebesar 3.000 rupiah dibandingkan harga yang beredar dipasaran. Pada kesempatan itu pula selain melakukan peninjauan pelaksanaan pasar murah,

Rosdi juga turut melayani langsung beberapa penukaran kupon kepada masyarakat yang telah mengantri sejak hampir dua jam sebelumnya. Sekaligus membeli berbagai jajanan industri rumah tangga yang digelar pada lapak festival kuliner yang tepat bersebelahan dengan lokasi dilaksanakannya pasar murah. 

Dalam kesempatan Camat Mataram Baru Siswanto, S.Sos, M.Si menegaskan bahwa kegiatan ini untuk membantu masyarakat yang kurang mampu, serta untuk menstabilkan harga bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan tahun ini.

“Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap warganya, kegiatan ini mendapatkan apresiasi yang baik dari kalangan masyarakat, dan saya berharap ini dapat oleh masyarakat yang benar benar membutuhkan. ” ujar Siswanto.(pung)


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar