Rabu, 03 Mei 2017

Rakor PTSP Dan Pelaksanaan Program “Diskon Hebat”

LAMBAR- Rapat Koordinasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu Dan Pelaksanaan Program “Diskon Hebat” yang dilaksanakan oleh Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu Dan Tenaga Kerja Kabupaten Lambar  di Ruang Rapat Kagungan Rabu, 03/05 di buka oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Gunawan Rasyid SH di hadiri oleh seluruh Kecamatan , Kasi Trantif, Petugas Pelayanan, Petugas Perizinan dari masing-masing OPD  Kabupaten Lambar.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Gunawan Rasyid SH menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan ini karena layanan perizinan merupakan salah satu agenda penting di era pemerintahan  Presiden  RI Ir. Joko Widodo –Jusuf Kalla yang tertuang dalam prigram 9 Nawacita anatara lain membangun tatakelola pemerintah yang bersih, efektif, demokratif dan terpercaya guna mewujudkan pelayanan republik yang efisien responsive dan non partisan.
Selanjutnya birokrasi perizinan merupakan salah satu wujud pelayanan yang menjadi perhatian dalam tata kelola pemerintahan. Birokrasi perizinan di Indonesia dan di daerah pada umumnya masih merupakan hambatan bagi perkembangann dunia usaha , masyarakat dan kalangan dunia usaha masih beranggapan bahwa proses perizinan berbelit-belit, prosedur tidak jelas, tidak jelasnya tenggang waktu penyelesain perizinan yang di berikan, tidak transfaran, dan biaya tinggi, oleh karena itu efisiensi birokrasi akan mampu meningkatkan kepercayaan republik terhadap penyelenggarann pemerintah.
“layanan perizinan yang menjadi kewenangan bupati saat ibi sudah harus di limpahkan ke satuan kerja yang menangani perizinan dengan nmekanisme pelayanan terpadu satu pintu yaitu mekanisme permohonan izin,  memproses dan menerbitkannya di satu tempat saja sehingga pemohonan tidak perlu lagi datang ke SKPD, cukup datang ke dinas penanaman modal PTSP dan Tenaga Kerja”, Jelasnya.
Kemudian  nantinya PTSP menjadi lembaga pelayanan perizinan dan nonperizinan yang dapat menunjang laju pertumbuhan ekonomi daerah do harapkan mampu mengurangi beban adminstrasi pemerintah daerah karena adanya pelayanan yang lebih efektif dan efisien yang secara langsung memberikan kemudahan pelayanan perizinan/ nonperizinan dan penanaman modal sehingga mampu , membangun iklim investasi yang kondusif yang pada akhirnya akan berdampak positif pada peningkatan ekonomi dan oleh karena itu peningkatan kualitas kinerja penyelenggaran PTSP harus senantiasa di lakukan secara terencana terus menerus sehingga meningkatkan kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemda.
Sementara itu untuk menjawab permasalahan hambatan investasi Pemkab Lambar perlu berbenah diri dan melakukan terombosan memangkas semua kebijakan yang inovatif untuk meningkatkan daya saing daerah antara lain dengan meningktakan ketersediaan infrastruktur ( trasnfortasi, listrik, Telekomunikasi, air bersih, dan lain-lain), menciptakan iklim usaha  yang kondusif dengan penyusunan regukasi perizinan yang simple dan efektif.“Selama ini investor yang akan berinvestasi di Kabupaten Lambar melakukan  pengurusan perizinan  hingga tahap konstruksi membutuhkan waktu yang cukup lama yaitu kurang lebih 6-12 bulan yang di gunakan untuk mengurus berbagai tahapan perizinan mulai dari pengurusan izin prinsip, penyiapaan dokumen lingkungan , pengurusan izin lokasi, izin mendirikan bangunan hingga pengurusan TDP dan SIUP dan sebagainya”, ungkapnya.
Untuk mendukung pelaksanaan program , maka diharapkan adanya sinergitas pelayanan perizinan dan non perizinan Kabupaten yang dapat mengaplikasikan pelaksanaan e-database perizinan dan non perizinan pada PTSP Kabupaten/Kota Lambar. Diharapkan RAKOR PTSP ini dapat menghasilkan pemikiran-pemikiran yang strategis dalam penyelesaian permasalahan umum yang dihadapi serta menghasilkan suatu rekomendasi sebagai masukan untuk menetapkan kebijakan di daerah. 
Dalam kesempatan yang sama, Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu Dan Tenaga Kerja Kabupatenb Lambar  Tri Umaryani SIP., menyampaikan  Rakor tahun 2017 adalah Terbangunnya Sinergitas Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan Strategis Kabupaten Lambar melalui Sistem Terintegrasi", dengan tujuan memperoleh kesepakatan bersama antara Penyelenggara Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP)  Kabupaten Lambar terhadap mekanisme implementasi integrasi e-database perizinan dan non perizinan Provinsi Riau dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan pelaku dunia usaha.
Hasil dari RAKOR PTSP berupa rekomendasi yang menjadi kesepakatan bersama antara Penyelenggara Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Lambar guna mendukung iklim investasi yang kondusif melalui inovasi pelayanan, penguatan pelayanan perizinan penanaman modal dan pengawasan yang terstruktur. 

Kemudian berdasarkan realisasi retribusi perizinan berdasarkan dinas dan  dan kecamatan di 15 kecamatan uyaitu kecamatan balik Bukit sebanyak  Rp. 13.244.560. , Kecamatan Sekincau Rp. 4.418.000.,  kecamatan Batu Ketulis Rp. 196.000., Kecamatan Gedung Surian Rp 642.000., kecamatan Batu Brak Rp. 336.000., kecamatan Belalau Rp. 898.000. (Irw)
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar