Rabu, 10 Mei 2017

PSI Lampung Terancam Tak Ikut Pemilu

BANDARLAMPUNG - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Lampung dibawah kepemimpinan Beni Arifin terancam tidak bisa ikut peserta pemilu 2019.

Pasalnya, sejumlah pengurus PSI di tingkat kabupaten/kota menyatakan kecewa dan memilih mengundurkan diri. Diduga penyebabnya, Ketua PSI Lampung kaku dengan kadernya.

Informasi yang dihimpun 
koraeditor.com, sejumlah pengurus yang menyatakan mengundurkan dirinya yakni, DPD PSI Pesawaran, dan Tulangbawang. Sementara Lampung Barat dan Waykanan hingga saat ini belum membentuk kepengurusan.

Sementara untuk DPD PSI yang sudah ada pengurusnya yakni Lampung Utara dan Tanggamus terancam bubar karena terjadi konflik internal kepengurusan. Demikian juga Pringsewu dan Bandarlampung yang saat kini belum memiliki kantor.

Padahal verifikasi faktual partai politik oleh KPU Lampung akan digelar Oktober 2017 mendatang.

“Iya mau gimana, ketuanya aja kaku tidak ada pergerakan. Jadi kader bosen dibuatnya,” jelas salah satu kader PSI Lampung, yang tidak mau menyebut namanya, Rabu (10/5).

Sementara Ketua DPW PSI Lampung Beni Arifin saat dikonfirmasi melalui whatss app tidak menjawab pertanyaan wartawan, hanya di read saja.

Anggota komisioner KPU Lampung, M Tio Aliansyah menegaskan pihaknya akan melakukan verifikasi parpol peserta pemilu 2019 pada oktober 2017 mendatang.

“Perkiraan di Tahun 2017 sudah mulai verifikasi parpol. Kalau melihat dalam RUU (Pemilu), 15 bulan sebelum hari H Pemilu 2019 maka Parpol sudah ditetapkan sebagai peserta pemilu,” ujarnya.

Menurutnya, dalam melakukan veriikasi Parpol Peserta Pemilu nantinya akan menggunakan Sistem Informasi Parpol (Sipol). Karena itu, diharapkan seluruh Parpol memahami betul tata cara pengisian Sipol tersebut.

“Karena kalau tidak mengisi Sipol ini, pendaftaran mereka nantinya tidak diterima di KPU. Ini sebagai salah satu syaratnya. Ini menjadi penting karena di Sipol akan tercantum nama-nama kepengurusan partai. Kemudian keanggotaan di pusat hingga kabupaten,” jelasnya. (Cah).
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar