Selasa, 09 Mei 2017

Pilgub 27 Juni 2018 ///Independen 450 Ribu KTP///

BANDARLAMPUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung mengungkapkan Pemilihan Gubernur digelar 27 Juni 2018.  Pendaftaran pasangan calon gubernur-wakil gubernur baik yang diusung partai politik (parpol) maupun independen pada Januari-Maret 2018. KPU akan menolak calon independen bila tak membawa 450 ribu KTP dukungan serta surat pernyataan dukungan.
“Januari-Maret 2018 tahapan pendaftaran untuk calon cubernur dari parpol maupun perseorangan akan dibuka,” terang Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono menjawab pertanyaan Komisi I DPRD Lampung pada hearing kemarin.
Dijelaskan Nanang, khusus soal calon independen bahwa merujuk Pasal 41 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota, disebutkan calon perseorangan harus memenuhi persyaratan tertentu dikomparasikan dengan jumlah penduduk. Sedangkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Lampung berdasarkan data Pilpres 2014 berjumlah sekitar 6,1 juta pemilih. Maka dukungan yang harus diserahkan sebesar 7,5 persen
“Kandidat calon independen harus mengumpulkan sekitar 450 ribu KTP untuk maju pilgub. Untuk dukungan calon perseorangan itu, tidak ada data KPU yang ditutup-tutupi, nanti akan dibuka semua. Apalagi Bawaslu punya tenaga sampai desa, sehingga tidak ada lagi terjadi masalah antar penyelenggara di desa,” katanya.
Ditegaskan Nanang, pada Januari-Maret 2018, tahapan pendaftaran untuk Calon Gubernur dari parpol maupun perseorangan akan dibuka. “Calon perseorangan itu sudah menyerahkan syarat dukungan 450 ribu KTP pada bulan Desember 2017, lebih awal. Karena untuk pemilihan gubernurnya yakni pada tanggal 27 Juni 2018,” tandasnya.
Menurut penelusuran Editor, baru satu nama yang bakal maju pilgub, yakni mantan Ketua DPD Partai Golkar Lampung. M. Alzier Dianis Thabranie.  Tokoh kontraversial ini bukan saja sebatas membuat pernyataan sikap, tapi juga sudah menyebar alat peraga berupa baleho dan baner di sepenjuru Lampung.
Sementara yang menyatakan maju melalui parpol, selain petahan M. Ridho Ficardo yang juga ketua Demokrat Lampung, sejumlah nama sudah mendeklarasikan diri maju pulgub 2018. Bahkan, Ketua DPW Partai Nasdem Lampung H. Mustafa oleh partainya sudah dideklarasikan. Muastafa bisa maju kalau mampu membangun koalsi parpol guna mencukupi satu perahu, Nasdem yang memiliki 8 kursi di DPRD Lampung harus mencari tambahan sembilan kursi lagi.
Lalu, ketua DPD Golkar Lampung Arinal Junaidi meski belum dideklarasikan partainya juga sudah menyatakan maju sebagai cagub. Golkar memang relatif ringan tinggal mencari tambahan tujuh kursi sudah bisa mengusung pasangan calon. Lalu Walikota Bandarlampung Herman HN yang jika pengakuannya selama ini sebagai kader PDIP membuka peluang diusung partai pimpinan Megawati tersebut, maka tanpa harus mencari parpol koalisi PDIP bisa mengusung sendiri Herman HN. (cah)


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar