Senin, 29 Mei 2017

Petani Padi Kebuntebu Mulai Kembali Penanaman

LAMBAR - Dalam upaya memantau aktifitas masyarakat tani, guna mengetahui tentang kegiatan terkini yang dilaksanakan. Balai Penyuluh Pertanian (BPP), Kecamatan Kebuntebu, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) yang menjadi instansi dibidang tersebut, mengetahunya melalui informasi dari Petugas Penyuluh Lapangan (PPL). Yang disampaikan setiap Senin melalui pertemuan rutin. s
Kepala BPP Kecamatan Kebuntebu Nur Budiman, S.P., kepada Koran ini(29/5) menyebutkan, pada pertemuan rutin kali ini, informasi yang berhasil dikemas para PPL. Masih terkait swasana atau tahapan masa panen padi, serta mulai dilaksanakannya masa tanam kembali. Dari total 758 hektar areal persawahan dikecamatan itu, yang sudah mulai melakukan penanaman seluas 178 kekhar, dan sisanya masih dalam masa pemanenan, serta sebagian  masih rehat dari pemanenan bersipan untuk penanaman.
Sehingga kata pihaknya dengan mulai kembalinya tahapan penanaman tersebut.  Meruntut  pada keadaan yang terjadi saat masa tanam musim kemarin, pada masa tanam kali ini kegiatan antisipasi yang akan dilakukan yakni grobyokan, atau pembasmian hama tikus. "Musim tanam kemarin dan saat ini sudah masa panennya, salah satu kendala yang dialami yakni serangan hama tikus dan untuk mengantisipasi serangan itu. Dimusim tanam kali ini kami bersama petani akan gerakkan grobyokan," terangnya.
Budiman menyebutkan, meskipun dalam pengolahan sawah untuk tanaman padi. Petani diwilayah itu sudah cukup handal, namun pola tanam dalam setiap tahunnya masih berlangsung dua kali. Hal itu tidak dimaksimalkan petani tiga kali dalam setahun karena mayoritas petani sawah juga bergelud di perkebunan kopi.
Sementara terkait peningkatan sarana pendukung pertanian sawah, hingga saat ini informasi yang masuk ke BPP akan adanya pembangunan irigasi di Pekon Muarajaya Dua, dan pembangunan penampungan air (embung) di Pekon Muarajaya Satu. "Dalam pembangunan fisik pertanian ini kendati dalam pelaksanaannya, pelaku pembangunan kurang berkoordinasi dengan PPL maupun BPP, sehingga secara spesifik kami belum mengetahui persis titik-titik pembangunan yang akan dilaksanakan tahun ini," tutupnya.(Irw)
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar