Selasa, 30 Mei 2017

Pengembalian Berkas Balonkada PDIP Sepi

Tanggamus- Bakal calon bupati (Balonbup) dan bakal calon wakil bupati (balonwabup) yang mengikuti penjaringan di Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Tanggamus belum ada yang mengembalikan berkas dihari kedua. Proses pengembalian berkas sendiri terhitung dari 29 Mei hingga 5 Juni.

Sekretaris Penjaringan DPC PDIP Tanggamus, Rodiah, menganggap wajar jika di hari kedua belum ada calon yang mengembalikan berkas, menurut dia, ada banyak persyartan yang harus dipenuhi oleh bakal calon, seperti surat keterangan bebas narkoba, surat keterangan sehat, surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) dan laporan harta kekayaan.

"Selain beberapa persyatatan yang harus dipenuhi juga saat pengembalian berkas, calon harus datang tanpa berwakil atau memberikan mandat. Masih ada beberapa hari, kita tunggu saja," ujar Rodiah mewakili Ketua panitia Penjaringan Hasmal Yadi, kemarin (30/5).

Rodiah memprediksi jika para bakal calon akan ramai mengembalikan berkas pada saat H-1 penutupan dan pas hari H penutupan." Mungkin ramenya pas H-1 atau di hari penutupan, seperti saat pendaftaran awal lalu, dan juga sudah ada beberapa calon yang konfirmasi kekita bahwa akan datang untuk mengembalikan berkas di hari Minggu (4/6)," ucap wanita berjilbab itu.

Dirinya juga menjelaskan, bahwa PDIP tidak memungut biaya kepada bakal calon yang mendaftar baik itu bupati, wakil bupati, kader internal dan eksternal." Tidak ada biaya."Sudah jadi keputusan partai bahwa tidak ada lagi uang pendaftaran seperti dulu alias gratis," tandas Rodiah.

Untuk diketahui ada 16 nama yang mendaftar di penjaringan DPC PDIP Tanggamus rinciannya, enam balonbup dan 10 balonwabup.Untuk nama-nama yang mengambil formulir balonbup yakni Hj.Dewi Handajani, Hi. Samsul Hadi, Joko Santoso, Nizwar Affandi, Suhardi, dan Rizal Umar, sementara untuk balonwabup yang mengambil berkas adalah Alhajar Syahyan, Ahmad Barkhiya, Taufiqurrahman, Hi.AM.Syafi'i, Hi.Nuzul Irsan, KRT Styo Anugerah Perkasa, Zainudin Hanafi, Pandu Kesuma Dewangsa, Hi.Tedi Kurniawan dan Sugiharto.(ham)


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar