Kamis, 11 Mei 2017

Penantang Mendobrak, Petahana Adem Ayem

BANDARLAMPUNG – Sejumlah bakal calon gubernur penantang petahana M. Ridho Ficardo terus mendobrak guna meraih smpati warga untuk memenangi Pilgub 2018 mendatang.  Sementara, Ridho yang mengaku masih nyaman melanjutkan duwetnya dengan Bachtiar Basri masih adem ayem.
Gebrakan yang belakangan sangat menonjol dilakukan oleh Ketua DPD Golkar Arinal Djunaidi. Mantan Sekda Provinsi Lampung ini, selama dua pekan terakhir saja menggoyang Lampung dengan dua even besarnya, yakni senam massal di Saburai, Bandarlampung  dan di Lapangan Kotagajah, Lampung Tengah, masing-masing berhadiah mobil dan sederet hadiah lainnya.
Bukan itu saja, Arinal melalui Jaringan Arinal Berkarya (Jaya) tadi malam menghadirkan pakar marketing bisnis Hermawan Kartajaya, yang dikemas seminar bertajuk Membangun Pengusaha Lampung. Acara yang digelar di Hotel Novotel itu, Arinal mengajak pelaku usaha bekerja keras untuk mewujudkan membangun jiwa pengusaha dan kemandirian untuk kesejahteraan rakyat.
Ketua Jaya, Ali Imron mengungkapkan kegiatan Arinal akan terus dilakukan, bahkan dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar wayang kulit dengan dalang kondang Ki. Entus di lapangan merdeka Pekalongan, Lampung Timur dan di Kalirejo, Lampung Tengah.
Respon positif bukan saja dari masyarakat umum,  Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Lampung pun menyambut Arinal. KAHMI Lampung pun tanpa basa-basi mengajukan mendorong Arinal sebagai salah satu kader untuk maju sebagai calon gubernur pada Pilgub 27 Juni 2018 mendatang.
Ketua Pimpinan Majelis Wilayah (PMW) KAHMI Lampung, Gunadi Ibrahim mengatakan, pihaknya mendukung kader KAHMI yang berkeinginan maju pilgub 2018. "Yang pasti kita mendukung kader KAHMI maju sebagai calon gubernur maupun wakil gubernur," ujarnya disela-sela Diskusi Akbar PMW KAHMI Lampung dengan tema KAHMI Membangun Lampung Dunia Akhirat, kemarin.
Terpisah, Ketua DPW NasDem Lampung, Mustafa yang sudah mendapat restu dari partainya maju pilgub 2018 di banyak kesempatan menyataka berkomitmen membangun Lampung agar lebih baik lagi, seperti yang ia lakukan di Lamteng dengan program ronda malam.
“Tidak ada kata lain bagi saya, Lampung ini harus dibangun dengan baik. Dan Mustafa satu satunya bupati yang melakukan ronda malam, karena Mustafa itu gak mau, Lampung  ini dikenal sebagai pengeksport begal, Lampung yang tidak aman,” kata Mustafa.
Mustafa mengaku rela meninggalkan anak dan istrinya di malah hari berkeliling kampung untuk ronda, menjaga masyarakat supaya tidak ada begal, supaya tidak ada maling.
Mustafa juga menegaskan, dirinya maju sebagai calon Gubernur bukan karena haus kekuasaan. Namun akan memperjuangkan masyarakat kecil yang selalu menjadi korban. “Saya maju jadi gubernur bukan karena haus kekuasaan. Tapi karena ada yang saya perjuangkan, yakni rakyat kecil seperti petani, nelayan, buruh semua saya perjuangkan. Jabatan saya dipersembahkan untuk rakyat,” katanya.
Selain menggaungkan ronda malam, Mustafa juga memperkenalkan program Mustafa “Kece”. Program pemberdayaan pemuda di tiap kampung supaya memiliki usaha kreatif. “Program ini nantinya akan memberdayakan pemuda di tiap kampung untuk dilatih dalam kreatif usaha dengan harapan mampu membanggakan provinsi Lampung,” papar Mustafa.
Sementara Walikota Bandarlampung Herman HN yang juga menyatakan maju Pilgub juga sudah membentuk tim pemenangan se- Lampung. “Kami sudah oke untuk maju pilgub. Tim kami sudah bekerja lama untuk memangkan Pak Herman HN. Kami gak perlu lagi banyak cerita, warga Lampung sudah tahu kerja Pak  Herman,” kata orang dekat Herman HN.
Lalu benarkan petahan Ridho Ficardo masih adem ayem? Sumber di DPD Partai Demokrat membantahnya. Menurutnya, memang Ridho tidak mungkin melakukan gerakan yang sifatnya pencitraan. “Bukan zamannya lagi. Sekarang zamannya kerja, kerja dan kerja. Jadi kami fokus kerja untuk rakyat saja,” terang orang dekat Ridho ini. (cah)




Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar