Selasa, 16 Mei 2017

Pemkab Pringsewu Diharapkan Lengkapi Fasilitas Sekolahan

PRINGSEWU - Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Pringsewu, mengharapkan kepada Pemkab Pringsewu untuk dapat mefasilitasi sarana dan prasarana sekolahan tersebut. Pasalnya, sekolahan ini satu-satunya sekolahan bagi anak-anak yang berkebutuhan khusus untuk mengenyam pendidikan pada umumnya.

Menurut PRINGSEWU - Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Pringsewu, mengharapkan kepada Pemkab Pringsewu untuk dapat mefasilitasi sarana dan prasarana sekolahan tersebut. Pasalnya, sekolahan ini satu-satunya sekolahan bagi anak-anak yang berkebutuhan khusus untuk mengenyam pendidikan pada umumnya.

Menurut Hertanto Kepala SLB Negeri Pringsewu mengatakan, awal berdirinya  SLB Inpres tahun 1985 ini mendidik siswa-siswi dari tingkat SD, SLTP, dan SLTA. Dan sekolahan ini satu satunya sekolahan di Pringsewu yang berusaha memberikan pendidikan kepada anak-anak berkebutuhan khusus. Akan tetapi, sangat disayangkan untuk fasilitas bangunan dan guru pendidik masih sangat jauh ketinggalan dari standar kegiatan belajar mengajar."Fasilitas disekolahan ini masih sangat minim. Sehingga, kami mengharapkan kepada pemerintah kiranya dapat membantu segala fasilitas yang diperlukan di sekolahan ini," katanya, Selasa (16/5).

Hartanto menjelaskan, sempitnya lokasi lahan sekolah juga menjadi kendala. Sehingga, tak bisa lagi untuk membangun gedung sekolah baru, untuk kegiatan belajar mengajar dan mengakibatkan pihak sekolah menolak siswa baru karna tak ada lokasi atau ruang kelas baru."Semoga saja Pemkab Pringsewu mau memberikan hibah tanah untuk dapat membangun ruang kelas baru. Sehingga, masyarakat yang memiliki anak berkebutuhan khusus bisa mengenyam pendidikan yang layak," ujarnya. (top) 
 sekolahan ini satu satunya sekolahan di Pringsewu yang berusaha memberikan pendidikan kepada anak-anak berkebutuhan khusus. Akan tetapi, sangat disayangkan untuk fasilitas bangunan dan guru pendidik masih sangat jauh ketinggalan dari standar kegiatan belajar mengajar."Fasilitas disekolahan ini masih sangat minim. Sehingga, kami mengharapkan kepada pemerintah kiranya dapat membantu segala fasilitas yang diperlukan di sekolahan ini," katanya, Selasa (16/5).

Hartanto menjelaskan, sempitnya lokasi lahan sekolah juga menjadi kendala. Sehingga, tak bisa lagi untuk membangun gedung sekolah baru, untuk kegiatan belajar mengajar dan mengakibatkan pihak sekolah menolak siswa baru karna tak ada lokasi atau ruang kelas baru."Semoga saja Pemkab Pringsewu mau memberikan hibah tanah untuk dapat membangun ruang kelas baru. Sehingga, masyarakat yang memiliki anak berkebutuhan khusus bisa mengenyam pendidikan yang layak," ujarnya. (top) 


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar