Selasa, 30 Mei 2017

Pemeliharaan Rutin Kantor Dewan Lampung Barat Telan Dana Rp485 Juta

LAMBAR-Pemiliharaan rutin kantor DPRD lambar , masih belum transparan sehingga awak media tidak bisa mengetahui tentang jumlah yang sebenarna  yang masuk dalam program pemeliharaan rutin dan jumlah dana yang digunakan untuk pemiliharaan rutin katar DPRD kabupaten lampung barat  tersebut.
“Pihak dinas harus transparan mengenai proyek pemeliharaan rutin kantor DPRD yang rutin dilakukan setipa tahun, karena hingga saat ini pengawasan terhadap program pemeliharaan rutin kantor DPRD  ini minim diketahui oleh awak media maupun masyarakat,” kata  LSM transparansi kebijakan daerah rebublik indonesia (Tekat)indera Gunawan kepada Koran editor ini .
Indera menambahkan, setiap tahun anggaran selalu ada dana yang khusus dialaokasikan untuk proyek pemeliharaan rutin yang disebut proyek pemeliharaan rutin yang dibagi kedalam zona – zona wilayah dengan menelan anggaran hamper lima miliar setiap tahunnnya. Pihaknya hanya mengetahui sejauh ini proyek tersebut dijalankan namun yang nampak hanya pembersihan dipolis-poles  tertentu sehingga untuk pemiliharan  sendiri masih dinilai kurang dinikmati oleh masyarakat.“Setiap tahun ada anggaran rutin yang diperuntukan bagi pemeliharaan  secara rutin, namun masyarakat mayarakat selalu saja mengeluhkan tetang pemiliharan rutin dimana – mana, inidikasi inilah yang harus dijelaskan oleh pihak terkait dalam hal ini PU bina Marga selaku leading sectornya,” jelasnya

Selain masalah pemeliharaan  ini pihak dewan juga mendesak  untuk memeberikan pengawasan yang ketat bagi rekanan yang mengerjakan proyek pemiliharaan rutin  pemerintah tersebut. Dalam sorotan banyak pihak bukan hanya dewan pihak pemerintah hanya bisa membangun  namun untuk tingkatan kwalitas masih dinilai kurang akibatnya  yang dibangun dengan dana rakyat yang jumlahnya tidak sedikit tidak bertahan lama dan cepat terjadi kerusakan.
Hal yang sama juga di ungkapkan Angota DPP LSM Zauhari, yang menuturkan dalam pemeliharaan rutin di tiga zona yang menelan dana miliaran rupiah tersebut harus jelas dan hendaknya di kerjakan sesuai spek yang telah di tetapkan dan patut mendapat pengawasan karena selama ini terlihat tidak ada kejelasan terkait pemeliharaan rutin rutin setiap tahunnya yang ada  di kabupaten lampung barat .
Dimana Tahun anggaran 2017 ini untuk Kegiatan rutin berkala kantor DPRD Lampung Barat telan dana Rp485 juta rupiah, anggaran tersebut meliputi rehap atap, pemeliharan lantai gedung, pemeliharan WC, pemeliharaan ruang sidang, taman, vaving dan lainnya.
Pantawan wartawan Saibumi.com saat ini dari berbagai aitem kegiatan tersebut baru perbaikan atap yang sudah selesai sedangkan untuk berbaikan faving blook baru dimulai dan terlihat belum selesai. Sedangkan kegiatan lainya belum nampak di lakukan.
Kabag Umum dan Humas Sekretariat DPRD lambar Sudirman, saat ditanya awak media mengatakan jika perbaikan ataf itu tidak menyeluruh dan hanya diganti bagian sekretariat Dewannya saja." Kayaknya tidak semua itu di ganti dan hanya ruang akntor dewan saja, dananya juga sepertinya Rp100 juta berapa lah,kalau mau jelas tanya sama mas Winda selaku pekerjanya," kata Sudirman sambil berlalu, seolah menghindari pertanyaan rekan-rekan wartawan.
Sementara itu Sekretaris badan Perencanaan Pembagunan Daerah (Bappeda) Lampung Barat Agustanto Basmar, mengatakan bahwa Anggaran untuk rehabilitasi Kantor DPRD tersebut adalah senilai Rp485 juta Rupiah." Rehab tersebut yaitu pemeliharaan rutin berkala gedung kantor sekretariat DPRD dengan anggarann berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU)Sebesar Rp485 juta Rupiah," kata Agus.(Irw
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar