Minggu, 21 Mei 2017

Pelantikan NasDem Tanggamus Sepi

Tanggamus- Bila di kabupaten atau kota lain, kehadiran Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem Lampung Dr. Ir. Hi. Mustafa sangat dinanti-nantikan dan disambut meriah oleh ribuan masa, sedikit berbeda dengan Kabupaten Tanggamus. Hal itu terlihat dari masa yang hadir di lapangan hijau Kota agung saat acara pelantikan Dewan Pengurus Daerah Partai tersebut, Minggu (21/5).

Acara yang juga diisi dengan Deklarasi Mustafa untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Lampung 2018 mendatang itu, bila di kabupaten lain minimal dihadiri ribuan massa. Mereka terdiri dari kader dan simpatisan. Namun hanya sekitar ratusan masa di Kabupaten Tanggamus. Tak dipungkiri, NasDem memang sangat booming di daerah lain, namun terkesan melempem di Kabupaten bertajuk begawi jejama.

Kondisi memprihatinkan tersebut, diduga dipicu lantaran kurang solidnya Dewan Pimpinan Daerah Partai NasDem Tanggamus. Kian ironis saat diketahui, ‎bahwa sekitar 400-an massa yang saat itu rela berpanas-panasan di Lapangan Merdeka Kecamatan Kotaagung, hanya berharap memenangkan hadiah. Bukan untuk menyaksikan pelantikan pengurus DPD Partai NasDem Tanggamus. Karena sebagian besar masyarakat mengakui, bahwa mereka tak kenal dan tak tahu siapa Amrullah Ahmad El Hakim, yang dilantik menjadi Ketua DPD NasDem Tanggamus. Hal tersebut terbukti, saat Mustafa menanyai massa di depan panggung utama.

"Bapak/Ibu, tahu kan dengan Kakak Amrullah Ahmad El Hakim?" seru Mustafa yang langsung ditanggapi dengan lambaian tangan oleh massa, isyarat bahwa mereka tak mengenal putra Fauzan Saie itu.

Menurut Harun (40) yang mengaku warga Kotaagung Timur menyebutkan, dia datang ke lapangan bersama istri dan ketiga anaknya bukan untuk menyaksikan agenda penting Partai NasDem. Melainkan dia hanya ingin melihat dari dekat sosok Mustafa yang belakangan ini santer di media massa. Selebihnya, dia beserta anak dan istrinya, hanya ingin mengadu peruntungan melalui kupon yang dimilikinya.

"Saya bersama istri dan tiga anak saya, ke lapangan ini karena mau melihat dari dekat pak Mustafa. Karena Beliau itu belakangan ini sering diberitakan. Dan ternyata memang Beliau sangat ramah. Tadi saja saya disalami dengan Beliau. Tapi kalau Ketua DPD NasDem Tanggamus, kami nggak tahu, apalagi kenal. Selain mau melihat Pak Mustafa, saya sekeluarga hanya mau mengadu keberuntungan dari kupon, siapa tahu bisa dapat kulkas atau televisi," tuturnya.

Pernyataan serupa juga dilontarkan, Chandra (34), warga Kotaagung. Menurut pria berpostur tubuh tinggi itu, acara Partai NasDem yang antusiasme masyarakatnya sangat kurang, hanya terjadi di Tanggamus. Bisa dilihat, dari tiga lokasi tenda yang disediakan, yaitu panggung utama, tenda sayap kanan, dan tenda sayap kiri, banyak bangku yang kosong. Lalu massa yang berkumpul di depan panggung utama pun, tak sampai memenuhi lapangan.

"Sebelum di Tanggamus, saya sempat melihat acara serupa Partai NasDem di Kota Metro. Wah, sangat meriah, masyarakat pun sampai berdesak-desakan. Tidak ada ruang kosong. Tapi di sini, sangat sepi dibandingkan di Kota Metro dan acara NasDem serupa di kabupaten lain. Toh masyarakat yang hadir ini juga, tujuan utamanya menunggu undian kupon berhadiah. Coba kalau nggak ada hadiah yang akan dibagikan, pasti akan jauh lebih sepi lagi," ujarnya.

Suara sumbang soal tidak meratanya pembagian kupon, juga muncul dari Sartika (41). Wanita asal Wonosobo itu sangat kecewa, pasalnya dia sudah jauh-jauh berangkat sejak pukul 07.00 WIB pagi ke Lapangan Merdeka Kotaagung. Begitu tiba di lokasi sampai selesai acara, buruh cuci baju itu tak bisa mendapatkan kupon.

Selain dirinya, juga masih banyak ibu rumahtangga (IRT) yang mengalami nasib serupa. Menurut Sartika, kupon senam sehat NasDem Tanggamus, sengaja disimpan oleh sekelompok oknum. Dan oknum itu adalah saudara atau kerabat dari para kader NasDem sendiri.

"Kuponnya nggak merata. Banyak masyarakat yang nggak dapat kupon. Tapi kami juga lihat, ada beberapa orang yang memegang kupon sampai satu gepok. Kan ini nggak adil," keluhnya.

Berdasarkan informasi yang didapatkan d‎ari internal NasDem Tanggamus, agenda pelantikan Pengurus DPD NasDem setempat sekaligus Deklarasi Mustafa sebagai Calon Gubernur, memang sangat minim persiapan. Dampaknya, acara kemarin sangat kurang maksimal.

Buruknya persiapan oleh internal DPD NasDem Tanggamus, juga sangat jelas terlihat, ketika konsumsi untuk makan siang dengan model prasmanan di Kantor Sekretariat DPD NasDem, habis lebih dulu. Padahal masih banyak yang belum kebagian makan siang. Termasuk para pewarta di Tanggamus. Akhirnya para wartawan pun harus menahan lapar dan terlantar, ketika meliput acara masif sekaliber Partai NasDem, padahal dihadiri langsung pucuk pimpinan tertingginya di Lampung.

Ketika hendak dikonfirmasi soal isu kurang matangnya persiapan‎, Sekretaris DPD NasDem Tanggamus Kurnain, malah 'kucing-kucingan' dan terlihat sengaja menghindari kejaran wartawan yang hendak mengkonfirmasinya. Upaya konfirmasi lalu dialihkan ke Amrullah Ahmad El Hakim yang baru dilantik. Namun lagi-lagi dia enggan berkomentar dan seolah sengaja mem-'pingpong' para wartawan yang bertugas.

"Temui Sekretaris (Kurnain) saja ya," singkatnya. (Ham). 


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar