Selasa, 16 Mei 2017

PDIP Sambut Alzier

BANDARLAMPUNG – Tokoh kontroversi yang juga mantan Ketua Golkar Lampung tiga periode M. Alzier Dianis Thabranie patut berbangga hati. Pasalnya, PDIP Lampung menyatakan membuka pintu lebar-lebar untuk Alzier. Bak gayung bersambut, Alzier sebelumnya memang memastikan mendaftar ke PDIP dan optimis akan diusung menjadi calon gubernur maju Pilgub 27 Juni 2018 mendatang.

Wakil Ketua Bidang Politik, Hukum dan HAM DPD PDIP Lampung, Watoni Noerdin mengatakan, partainya membuka diri bagi siapa saja yang berkeinginan mau sebagai calon gubernur dari PDIP. “Kita tidak menutup diri. Artinya baik internal maupun eksternal memiliki kesempatan untuk dapat dimajukan oleh PDIP,” kata Watoni, saat dicegat di gedung DPRD Lampung, kemarin.

Anggota Fraksi PDIP DPRD Lampung ini menjelaskan, Alzier yang berencana mendaftar sebagai cagub dari PDIP kesempatannya terbuka lebar. “Semua kandidat diberikan kebebasan mendaftarkan diri di PDIP, baik itu sebagai calon gubernur maupun calon wakil gubernur.Nanti PDIP akan menyeleksi siapa saja yang dapat dimajukan,” jelasnya.

Anggota Komisi IV DPRD Lampung itu juga menjelaskan, usai penyeleksian berkas selanjutnya akan dilakukan Fit and Proper Test bagi para calon kandidat yang lolos seleksi. Diketahui sebelumnya, PDIP Lampung membuka pendaftaran penjaringan bakal calon gubernur (bacagub) dan bakal calon wakil gubernur (bacawagub) pada 20 sampai 27 Mei mendatang.

Menurut orang dekat Alzier, optimismenya bukan tanpa alasan. Alzier yang pernah tercatat sebagai kader PDIP bahkan menjabat Ketua DPC PDIP Lampung Selatan (Lamsel) tersebut sudah diampuni mendapat restu dari DPP. “Jangan kaget nanti kalau rekom PDIP diberikan ke Bang Alzier yang dulu pernah terpilih jadi Gubernur Lampung namun gak dilantik Bu Mega yang saat itu beliau presiden,” kataya.

Lebih lanjut ditambahkan, hubungan PDIP-Golkar kini di pusat sangat baik. Bahkan, Golkar bukan saja menyokong pemerintahan Jokowi yang notabonenya PDIP, tapi juga sejalan di berbagai kebijakan daerah. “Jakarta kita juga kompak. Nah mungkin gak ada salahnya Lampung juga kompak toh,” tandasnya.

Alzier saat dikonta via handphonnya menjelaskan dengan modal persahabatan yang erat dengan para politisi-politisi yang ada di tanah lado, dirinya optimis akan mendapatkan perahu partai dan menang dalam Pilgub Lampung. “Ya, saya akan maju dalam Pilgub mendatang, saya maunya berpasangan dengan orang Jawa, karena di Lampung ini mayoritasnya banyak orang jawa. Saya daftar di penjaringan PDIP,” terang Alzier.

Menurut Alzier, dia siap merebut perahu PDIP untuk mengusungnya. Dia pun telah membuka komunikasi dengan PDIP untuk ikut dalam dalam penjaringan bakal calon. Terkait sosialisasi pencalonannya dalam pilgub kali ini, Alzier mengatakan, akan bergerak secara massif sebulan setelah lebaran. ”Satu bulan setelah hari raya. Kita sekarang lagi door to door ke bawah. Kita lihat hasil LSI (Lembaga Survei Indonesia) karena kita sudah kontrak dengan LSI nasional,” ucapnya.

Sebelumnya dikabarkan, PDIP juga melirik Ketua Golkar Lampung Arinal Djunaidi. Sehinnga, selain Alzier ternyata ada nama mantan Sekda Provinsi Lampung Arinal yang juga masuk radar PDIP.  Menurut orang dekat Arinal, mantan Sekdaprov Lampung itu akan mendaftar sebagai calon gubernur. “Kita memang bagus komunikasinya dengan PDIP, Makanya kalau sudah pendaftaran Pak Arinal pasti dftar,” terangnya.

 Hal serupa disampaikan Ketua Nasdem Mustafa bahwa dirinya akan mendaftar di PDIP. “Hubungan Nasdem dan PDIP sangat bagus, makanya itu yang akan terus kita jaga. Saya pasti daftar di PDIP,” tegas Mustafa.

Sementara satu-satunya kader PDIP yang terbuka siap adalah Walikota Bandarlampung Herman HN. Ketua Satgas PDIP Lampung ini memastikan mendaftar di PDIP sebagai cagub. Diketahui, PDIP yang memiliki 17 kursi di DPRD Lampung, di mana jumlah itu sudah memenuhi syarat untuk mengusung paslon. (cah)






Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar