Minggu, 07 Mei 2017

PDIP Oke Nonkader

BANDARLAMPUNG- PDI Perjuangan yang bisa mengusung sendiri pasangan calon gubernur-wakil gubernur pada Pilgub Lampung 2018 hinga kini belum memunculkan nama. Menariknya lagi, parpol pemenang pemilu 2014 dengan kekuatan 17 di DPRD Lampung ini memastikan di Pilgub Lampung terbuka lebar kandidat nonkader, meski mengutamakan kader internal.
Plh Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung, Bambang DH mengatakan saat ini partainya tengah menyusun tim penjaringan Pilgub serta Pilbup Lampung Utara dan Tanggamus. Menurutnya, Sabtu (6/5) pihaknya telah merapatkan persiapan untuk pilkada.
“Pertama kita menyusun tim untuk proses penjaringan. Kemudian pekan depan kita umumkan kapan pembukaan pendaftaranya,” terang mantan Walikota Surabaya ini.
Ditambahkan, penjaringan itu nantinya bakal terbuka lebar baik itu kader dan nonkader partai yang siap untuk ikut pada hajat demokrasi pemilihan kepala daerah tersebut. “Bisa kader internal, bisa eksternal. Tapi potensi kader internal terbuka lebar, kita juga punya pengalaman di Tulangbawang, kader internal menumbangkan petahana,” urainya.
Namun, lanjutnya, apabila ada tokoh eksternal mempunyai kemampuan dan berpotensi untuk menang, PDIP siap mengusungnya. “Apabila ada tokoh yang memiliki kemampuan dan berpotensi menang serta dicintai masyarakat tidak ada salahnya PDIP mendukung. PDIP juga akan merangkul parpol lain untuk mitra koalisi,” tandasnya seraya memastikan pihaknya tidak akan dengan mudah menentukan calon gubernur serta calon bupati yang akan diusung.
Wakil ketua DPD PDIP Lampung Bambang Suryadi menambahkan, meski sebagai pemenang pemilu dn bisa sendiri mengusung pasangan calon, PDIP Lampung tetap membuka lebar-lebar pintu kualisi. Disebutkan, jika dirunut dari pusat Golkar, PAN, PKB, Nasdem, PPP telah dlam satu komitmen partai pemerintah bersama PDIP.
“Tapi alhamdulillah belakangan komunikasi dengan Demokrat juga sangat baik, meski Demokrat bukan masuk partai pendukung pemerintah,” terang Sekretaris Komisi I DPRD Lampung ini.
Karena itu, tambah manta Ketua DPC PDIP Lampung Tengah ini, menghadapi Pilgub Lampung bukan tidak mungkin PDIP bisa bekerjasama dengan Partai Demokrat, “Ya namanya kerjasama harus kita buka seluas-luasnya,”   ujar Bambang.
Diketahui, selain petahan M. Ridho Ficardo yang juga ketua Demokrat Lampung, sejumlah nama sudah mendeklarasikan diri maju pulgub 2018. Bahkan, Ketua DPW Partai Nasdem Lampung H. Mustafa oleh partainya sudah dideklarasikan. Muastafa bisa maju kalau mampu membangun koalsi parpol guna mencukupi satu perahu, Nasdem yang memiliki 8 kursi di DPRD Lampung harus mencari tambahan sembilan kursi lagi.
Selain Mustafa, Ketua DPD Golkar Lampung Arinal Junaidi meski belum dideklarasikan partainya juga sudah menyatakan maju sebagai cagub. Golkar memang relatif ringan tinggal mencari tambahan tujuh kursi sudah bisa mengusung pasangan calon.
Jika melihat peta kekuatan parpol, PKB yang memiliki tujuh kursi, PPP dengan empat kursi serta Hanura dengan dua kursi yang paling mungkin diperebutkan Musfata dan Arinal. Sebab, Gerindra dan PKS meski berpeluang mengusung nonkader, kecenderungannya ke petahana.
Diberitakan Editor sebelumnya, sedikitnya sudah empat nama menyatakan maju sebagai calon gubernur pada Pilgub Lampung 2018 mendatang. Keempatnya adalah petahana Ridho Ficardo, Walikota Bandarlampung Herman HN, Bupati Lampung Tengah Mustafa. Namun, dari penelusuran Editor, baru Ridho yang sudah mendapat dukungan parpol cukup untuk bisa mendaftar ke KPU Lampung.
Ridho, ketua Partai Demokrat Lampung yang mengaku masih nyaman melanjutkan duetnya dngan Bachtiar Basri yang juga Ketua PAN Lampung,  tentu sudah aman dari sisi syarat ketercukuan parpol.  Demokrat yang memiliki 11 kursi di DPRD Lampung dan PAN dengan 8 kursi, berarti sudah aman. Namun, ternyata ada kabar bahwa Gerindra dan PKS juga melirik mengusung Ridho.
“Insya Allah Gerindra dan PKS berkenan gabung mengusung pasangan petahana,” kata sumber Editor ini.
Ditambahkan, pihaknya berharap bukan saja Gerindra dan PKS yang bisa bersama menghadapi pilgub. “Kan pada hakekatnya kita ingin membangun Lampung, ya kalau besa bersama-sama tentu lebih baik,” harapnya. (rls)



Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar