Minggu, 14 Mei 2017

PDIP Lirik Arinal?

BANDARLAMPUNG - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Lampung memastikan Jumat (20/5) membuka pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur Pilgub 27 Juni 2018.  Menariknya, partai pemenang pemilu 2014 ini belum berani menyebut kader yang akan dijagokan,  malah cenderung membangun komunikasi dengan bakal calon yang notabonenya kader partai lain. Apakah ini pertanda PDIP krisis calon?
Diketahui, sejumlah ketua parpol telah menyatakan maju sebagai calon gubernur yakni petahana yang juga Ketua DPD Partai Demokrat, M. Ridho Ficardo. Lalu, ketua DPD Golkar Lampung Arinal Djunaidi,  Ketua DPW PAN Bachtiar Basri yang diminta seluruh DPD PAN se-Lampung maju sebagai cagub dan Ketua DPW Partai Nasdem Mustafa. Namun, PDIP hingga kemarin belum memunculkan nama kader yang akan diperjuangkan di pilgub.
Plh. DPD PDIP Lampung Bambang DH menjelaskan secepatnya pihaknya membuka pendaftaran calon gubernur dan calon wakil gubernur. Mantan Walikota Surabaya ini juga   membantah jika PDIP krisis kader untuk dijagokan pada Pilgub mendatang. Bambang menambahkan di internal PDIP banyak kader potensial untuk dimajukan pada Pilgub mendatang. “Sudah banyak kader kita yang sudah jadi bupati. Sebelah saya, Bupati Lambar Mukhlis Basri, ada Pak Herman HN. Kita ada 7 bupati dan 2 wakil bupati di Lampung,” katanya.
Dijelaskannya, karena dengan sudah menjadi kepala daerah di kabupaten, dipastikan kader PDIP itu sudah ada potensi jika dia ingin melaju ke tingkat provinsi. “Artinya sudah biasa di kabupaten, otomatis bisa ke provinsi. Makanya waktu daftar nanti, biasanya ditanya, mencalonkan sebagai gubernur atau wagub,” ungkapnya.
Kemudian, setelah para calon mendaftar, maka nanti akan dilihat dari surveinya. “Artinya nanti bisa perseorangan disurveinya, atau berpasangan, jadi mana yang paling berpeluang dari survei, itu yang dimajukan,” kata dia.
Lebih lanjut Bambang membeber bahwa penjaringan atau pendaftaran kandidat calon gubernur dan wakil gubernur dimulai  20 Mei ini.  Menurutnya, pendaftaran itu bisa melalui DPC, DPD atau pun DPP. “Pintu pendaftaran itu bisa dibuka tiga pintu, yakni DPC, DPD dan DPP, terbuka untuk  umum,” katanya seraya menyebutkan persyaratannya minimal pendidikan SMA.
Terpisah, elite PDIP Lampung Tulus Purnomo, Jumat malam (12/5) terlihat akrab dengan Arinal Djunaidi pada  pentas wayang kulit semalam suntuk dengan dalang Ki Entus di Lapangan Pekalongan, Lampung Timur. Bahkan di even sosialisasi Arinal maju pilgub tersebut, Tulus Purnomo yang juga ketua Fraksi PDIP DPRD Lampung ini  duet bersama Arinal membawakan lagu “Lingsir Wengi”.
Meski belum bisa dikonfirmasikan kepada DPD PDIP Lampung, kehadiran Tulus Purnomo di acara sosialisasi Arinal maju pilgub tersebut bisa jadi mengisyaratkan PDIP melirik Arinal. Sumber Editor di DPD PDIP membenarkan bahwa partainya terbuka menerima tokoh yang akan mendaftar sebagai calon gubernur maupun wagub dari PDIP. “Karena itu gak ada masalah Pak Tulus deketin Pak Arinal yang notabonenya ketua Golkar,” katanya.
Terpisah, tadi malam dikabarkan Ketua DPW PAN Lampung Bachtiar Basri kembali mendapat tambahan dukungan. Sejumlah ketua parpol provinsi menemuinya untuk menyampaikan dukungan jika Bachtiar benar mau maju sebagai calon gubernur. “Kami silaturahmi membangun komunikasi sambut pilgub. Beliau itu relatif tak ada kurangnya, jadi kalau mau maju ya kami akan berikan dukungan,” kata salah satu pimpinan parpol ini.
Namun, tambahnya, Bachtiar yang juga Wagub Lampung ini lagi-lagi menyampaikan bahwa dirinya tetap akan mendukung petahana Ridho Ficardo. “Argumentasinya juga sangat luar biasa, karena itu kami juga bersepakat untuk kebaikan Lampung kedepan,” tandasnya.
Sementara itu Ketua DPD Gerindra Gunadi Ibrahim mengatakan, konsep koalisi Pilgub DKI bisa saja diterapkan di Pilgub Lampung. Hanya, sejauh ini belum jelas siapa yang akan diusung oleh Gerindra-PKS.
Gunadi yang juga ketua KAHMI Lampung ini mengatakan, jika tanpa konsep Pilgub DKI, maka Gerindra sementara ini mengelus tiga nama. Satu kader internal yakni Sekretaris DPD Gerindra Pattimura Danial. Lalu dua nama calon eksternal, yaitu Ketua DPD Partai Demokrat M. Ridho Ficardo dan Wali Kota Bandarlampung Herman H.N. (cah)


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar