Minggu, 14 Mei 2017

Mukhlis Pilih Ngurus Partai

Politisi PDIP senior yang juga Bupati Lampung Barat (Lambar) H. Mukhlis Basri memilih fokus membesarkan partai ketimbang maju Pilgub 2018 mendatang. Namun jika partai memerintahkan, Bupati Lambar dua periode ini mengaku tak akan membangkang.
“Kalau menyangkut saya, saya tidak mau daftar cagub ataupun cawagub, kecuali ada perintah dari DPP. Dari ketum saya,” ujarnya usai rapat konsolidasi persiapan penjaringan Calon Gubernur di kantor DPD PDIP Lampung, kemarin (14/5).
Dia menegaskan apabila tidak ada penugasan dari partai kepadanya, maka dia tidak akan mengulangi maju pada Pilgub, seperti pada 2014 silam.  “Kalau tidak ada perintah, saya tidak mau daftar. Alasannya, kader PDIP ini kan banyak yang potensial,” kata dia.
Namun, bila dia diberikan kepercayaan untuk menakhodai DPD PDIP Lampung, Mukhlis mengaku wajar saja, karena dia pengalaman sudah banyak di partai besutan Megawati Soekarno Putri. “Dorongan jadi ketua PDIP Lampung, kalau saya punya mimpi itu sah-sah saja. Bagi PDIP, baik menjadi ketua PAC, DPC, maupun DPD, tidak diharamkan. Saya sudah sampaikan, saya pernah jadi ketua ranting, PAC, 3 kali ketua DPC, sekarang ini jabat waka bidang kehormatan PDIP. Artinya sebagai pengurus sah-sah saja, jadi ketua DPD,” jelasnya.
Dijelaskan Mukhlis, berdasarkan SK 027, untuk mengisi kekosongan ketua DPD, itu melalui rapat pleno. “Calon yang diajukan adalah pengurus yang ada di DPD saat ini, minimal 2 orang. Sementara yang menentukan itu sekali lagi siapa yang ditunjuk, bolanya ada di DPP, Ketum punya hak perogatif,” tegasnya.
Ditambahkan, jikalau mengacu SK 027, diluar pengurus tidak boleh mencalonkan ketua DPD. “Akan tetapi kalau ketum itu punya hak perogatif, bisa saja beliau keluarkan selain dari pengurus,” tandasnya. (cah)


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar