Minggu, 14 Mei 2017

Mukhlis Fokus Besarkan Partai

BANDARLAMPUNG - PDIP Lampung secara resmi membuka pendaftaran penjaringan bakal calon gubernur (bacagub) dan bakal wakil gubernur (bacawagub) periode 2019 - 2024. Pendaftaran dimulai pada 20 sampai 27 Mei mendatang.

Menanggapi hal tersebut, bupati Lampung Barat (Lambar), Mukhlis Basri menegaskan jika dirinya tidak akan ikut mendaftar diri dalam penjaringan cagub dan bacagub partai banteng moncong putih.

"Untuk menyangkut saya. Saya tidak akan mendaftar," tegasnya saat diwawancarai usai menghadiri rapat konsolidasi PDIP Lampung di kantor DPD PDIP Lampung, Minggu (14/5).

Kendati demikian, Wakil Ketua Bidang Kehormaran DPD PDIP Lampung ini mengatakan, dirinya siap jika partai memerintahkan untuk ikute mendafta dalam penjaringan tersebut.

"Kecuali kalau ada perintah dari ketua umum saya (Megawati Soekarno Putri, red) atau dari DPP. Jadi kalau tidak ada perintah dari ketum dan DPP, saya tidak akan daftar. Karena sebagai kader partai saya harus siap," jelasnya.

Menurutnya, PDIP memiliki banyak kader potensi untuk dimajukan pada pilgub 2018 mendatang.

"Kader PDIP ini kan banyak. Tidak hanya saya saja. Jadi kalau tidak ada perintah ya biarkan saja," katanya.

Untuk itu, Mukhlis mengatakan, dirinya tetap akan fokus membesarkan partai. "Saya fokus besarkan partai saja," kata dia.

Dikatakannya, PDIP memiliki banyak pintu untuk mendaftar sebagai calon kepala daerah. Dijelaskannya, untuk pilgub bisa mendaftar melalui DPD dan DPP. Sementara untuk pilkada kabupaten/kota, imbuhnya, bisa mendaftar melalui DPC, DPD, dan DPP.

"Artinya jika saya ada perintah dari DPP. Melalui pintu DPP bisa saja," tukasnya.

Disinggung digadang calon kuat sebagai Ketua Definitif DPD PDIP Lampung, dirinya mengaku siap.

Menurutnya, sebagai kader sah-sah saja jika punya impian untuk menjadi ketua, baik itu Ketua PAC, DPC, dan DPD.

"Kalau saya punya mimpi untuk jadi ketua, saya kira itu sah-sah saja," ungkapnya.

Namun, lanjut Mukhlis, pemilihan ketua definitif itu nanti akan diusulkan dalam rapat pleno DPD.

"Berdasarkan aturan partai, rapat pleno akan mengusulkan nama calon ketua definitif untuk disampaikan ke DPP dan kemudian ditentukan oleh ketum," jelasnya. (Cah).
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar