Minggu, 28 Mei 2017

Mukhlis Didorong Maju Pilgub

BANDARLAMPUNG - Politisi senior PDIP Lampung, Ir. Surono Danu mendatangi kantor DPD PDIP Lampung, Sabtu (27/5) sore pukul 16.00 WIB.

Kedatangan salah satu orang yang dipercaya oleh Ketum DPP PDIP Megawati Soekarno Poetri dalam bidang pertanian itu bertujuan mendaftarkan Mukhlis Basri dalam penjaringan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) dari PDIP Lampung.

"Saya mewakili anak saya, Mukhlis Basri untuk mengambil formulir bakal calon gub dan bakal calon wagub," ujarnya.

Dalam pendaftaran tersebut, Surono Danu mengambil dua berkas, yakni berkas cagub dan cawagub. "Dua-duanya kita ambil," ucapnya.

Menurutnya, pihaknya mengambil dua berkas dikarenakan masih ada Ketum Partai yang berhak menilai, apakah Mukhlis Basri layak jadi cagub atau cawagub.

"Diatas kami masih ada ketua umum yang berhak untuk menilai, layak kah Mukhlis sebagai calon gub atau layak kah mukhlis sebagai calon wagub," jelasnya.

Terkait pasangan pun, Surono menyerahkan sepenuhnya kepada partai. "Kami akan menerima ketentuan dari ketua umum," ungkapnya.

Lanjutnya, pendaftaran penjaringan Mukhlis Basri di DPD PDIP ini merupakan bentuk dorongan dari kader partai banteng moncong putih.

"Saya kader tua sebelum ada PDIP, dari tahun 1982 semula dulu namanya PDI, sampai hari saya belum pindah partai sampai berganti nama PDIP. Jadi ini adalah dorongan kader," paparnya.

Disinggung kenapa pilih Mukhlis? Menurutnya, karena Mukhlis yang dianggap layak untuk dicalonkan, baik sebagai cagub maupun cawagub.

"Karwna setahu saya dulu pada tahun 1990 ketika masih ada tiga partai, saya punya anak cuman tiga, Mukhlis, Nurhasanah, dan Tulus. Nah kebetulan yang saya anggap layak itu Mukhlis," ungkapnya.

Lebih lanjut, Surono menilai Mukhlis merupakan kader yang loyal terhadap partai. "Dengan partai pun dia (Mukhlis, red) loyal," pungkasnya.

Terpisah, Mukhlis Basri mengatakan, jika dirinya siap untuk mengikuti proses dan mekanisme dalam penjaringan cagub dan cawagub di PDIP Lampung.

"Sebagai kader partai dan itu adalah perintah partai, makan kita harus siap melaksanakan perintah partai," ujarnya.

Lanjutnya, Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDIP Lampung ini pun juga menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada DPP partai, dalam hal ini Ketum Megawati Soekarno Putri.

"Kita ikuti dulu mekanismenya. Selanjutnya, kita serahkan kepada DPP," pungkasnya. (Cah).
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar