Minggu, 28 Mei 2017

Mukhlis Ajak Warga Lambar Menjaga Keutuhan NKRI

LAMBAR-- Bupati Lampung Barat Drs. Mukhlis Basri MM pada saat mengambil Apel Pagi, sebelum melaksanakan Senam Pagi di Lapangan Kantor Bupati Pemkab Lambar memberikan Arahan kepada semua Stekholder di Lingkungan Pemkab Lambar berkaitan dengn Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang saat ini sedang banyak di perbincangkan di kalangan masyarakat.
Bupati menyampaikan Mengapa Keutuhan NKRI mempunyai arti yang sangat penting karena untuk membentuk indonesia sebagai negara kesatuan, agar tidak terpecah belah. Karna dengan keutuhan NKRI membuat NKRI menjadi sebuah negara yang berkembang, apabila keutuhan NKRI hancur maka tidak akan terbentuk negara yang seperti sekarang ini. Harapan untuk kesatuan negeri NKRI. Jangan pernah lelah mencintai Indonesia," ujar Bupati
"Saya mengimbau kepada masyarakat Lambar untuk tetap patuh dengan aturan di Negara Indonesia. Pesannya tetap patuh dengan hukum yang berlaku," .
Kemudian Presiden RI kita Jokowi menilai, komitmen ini sangat penting bagi Indonesia yang notabene terdiri dari berbagai elemen masyarakat, baik suku, agama, ras dan sebagainya. Komitmen ini sangat dirasa perlu terus dijaga agar jalannya demokrasi di Indonesia tetap sehat."Pandangan-pandangan Islam yang moderat harus terus dikampanyekan di tengah kondisi bangsa yang kerap dirundung isu SARA dalam beberapa waktu terakhir ini," tutur.
Pandangan keberagamaan dan kebangsaan yang moderat merupakan bagian penting yang diajarkan di pesantren-pesantren. Pandangan moderat itu yang jadi modal penting bagi bangsa.

Situasi saat ini yang kondusif tersebut, tak lain karena banyaknya forum-forum yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat yang bisa menjaga keutuhan sesama warga dalam naungan NKRI Misalnya haul, pengajian, istigasah, dan media kesenian lainnya."Inilah yang membuat masyarakat Lambar akrab. Sehingga bisa menjaga Lampung tetap adem, termasuk di di Liwa Lampung Barat yang sering kumpul para tokoh agama dan tokoh masyarakatnya," ujarnya.  (Irw)


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar