Rabu, 03 Mei 2017

Kelulusan SMA Tanggamus 100 %

Tanggamus- Tingkat kelulusan SMA dan SMK di Tanggamus 100 persen dalam tahun ajaran 2016/2017.

Menurut Ahmad Sujito, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK, seluruh siswa SMK di Tanggamus lulus, sehingga tidak ada yang mengulang pendidikan lagi. Tingkat kelulusan SMA dan SMK di Tanggamus 100 persen dalam tahun ajaran 2016/2017.

"Semuanya lulus, tidak ada yang mengulang, pokoknya sekarang kalau ikut UN pasti lulus karena kelulusan ditentukan pihak sekolah. Kalau ada yang tidak luluh tandanya dia tidak ikut ujian," katanya, Rabu (3/5).

Ia menambahkan memang syarat kelulusan tahun ini berbeda dari tahun-tahun lalu, dulu memang ada standar nilai kelulusan, yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, lalu pihak sekolah melaksanakan ketetapan tersebut. Namun sekarang tidak ada. Standar kelulusan ditentukan oleh pihak sekolah. Hal ini memudahkan siswa mendapatkan kelulusan karena pihak sekolah punya alasan sendiri untuk menentukan lulus tidaknya siswa tersebut. 

"Kalau sekarang ini meskipun nilainya 0 koma tetap bisa lulus, yang penting ikut ujian, beda dengan dulu yang ditentukan nilainya. Jadi sekarang ini kelulusan semakin mudah, makanya bisa lulus 100 persen," terang Sujito.

Kemudian diterangkan Ketua MKKS SMA, Ruslan, mengatakan, di kelompok SMA, tingkat kelulusan pun 100 persen, baik di sekolah negeri apalagi swasta. Patokan kelulusan pun sama dengan SMK yakni ditetapkan oleh sekolah. 

"Semua siswa SMA-nya lulus, tidak ada yang tidak lulus. Di Tanggamus dalam tahun ajaran 2016/2017 peserta yang ikut UN untuk kelompok SMK ada 1.905 siswa, sedangkan untuk SMA sebanyak 2.244 siswa. Untuk sekolah penyelenggara UN di kelompok SMK ada 21 sekolah terdiri sembilan sekolah menerapkan sistem UNBK dan 12 masih ujian nasional kertas pensil (UNKP), sedangkan di kelompok SMA ada 26 sekolah penyelenggara UN terdiri 25 sekolah UNBK dan satu sekolah UNKP. Pelaksananya sendiri pada 3-6 April untuk SMK dan 10-13 April untuk SMA," ungkap Ruslan.

Terpisah, selain pengumuman kelulusan bagi jenjang pendidikan SMA sederjat, di tingkat SMP sederajat sudah mulai dilaksanakan UN yang akan berlangsung terakhir pada Senin, 8 Mei mendatang sejak Selasa 2 Mei. Dan pada hari pertama pelaksana UN berlangsung lancar.

Menurut Kasi Pendidikan Menengah Fatqul Hajar Aswad, mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanggamus, Johansyah, dalam UN hari pertama tidak ada kendala, baik yang model UNBK dan UN kertas pensil (UNKP). 

"Pelaksanaan UN lancar, listrik tidak padam dan tidak ada gangguan lainnya untuk yang UNBK,  untuk yang UNKP juga tidak ada kendala," ujarnya.

Selanjutnya Faqtul mengaku untuk yang menerapkan UNBK kondisinya memang tidak sepenuhnya murni sekolah tersebut terapkan UNBK di sekolahnya. Sebab ketiga sekolah semuanya masih numpang pada sekolah tingkat SMA yang miliki aset komputer mencukupi. Seperti SMPN 1 Kota Agung masih menumpang pada SMAN 2 Kota Agung, SMP Muhammadiyah Kota Agung masih menumpang di SMA Muhammadiyah Kota Agung, dan SMPN 1 Gisting menumpang di SMK Muhammadiyah Gisting.

"Daftar jumlah siswa SMP yang ikuti UN sebanyak 9.174 siswa SMP dan 3.074 siswa MTs. Waktunya mulai Selasa-Kamis dan Senin (3-4 dan 8/5). Pada Jumat (5/5) tidak ada jadwal UN sebab dikhawatirkan bagi yang UNBK waktunya pendek karena ada solat Jumat, sehingga ditetapkan jadwal pada Senin di pekan depannya," terangnya.  

Fatqul menambahkan untuk hari pertama prediksinya tingkat kehadiran 98 persen, dua persen tidak hadir karena sudah pindah ke luar kabupaten, meninggal dunia. 

"Dalam hal ini pembuatan daftar nominasi tetap peserta UN memang sudah dibuat dari awal kenaikan kelas, lalu seiring berjalannya waktu siswa yang bersangkutan sudah pindah atau meninggal dan data tidak dirubah lagi," pungkasnya. (Ham). 


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar