Selasa, 09 Mei 2017

Kegiatan Forum Silaturahmi Dan Pembinaan Ormas Serta LSM Sukses



LAMBAR - Kegiatan forum silaturahmi dan pembinaan organisasi masyarakat (Ormas) serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang diselenggarakan  oleh Kantor Kesatuan Bangsa dan Polisi (Kesbangpol) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) di GSG Ratu Piekulun RSUD Alimuddin Umar Kabupaten Lambar, Selasa 09/05.
Tampak hadir dalam kegiatan itu,  Staf Ahli Bidang Drs.Saripan Halim, Kepala Kantor Kesbangpol Raswan, S.H, M.M, Kasi Pemeriksa Kejaksanaan Negeri Liwa Gusti NGR Agus Sumardika, S.H, Kabag Perencanaan Polres Kabupaten Lambar Kompol Saipul Aldi, sejumlah pejabat Kantor Kesbangpol,  perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), serta peserta forum silaturahmi dan pembinaan Ormas dan LSM.
Kepala Kantor Kesbangpol Lambar Raswan, S.H, M.M dalam laporannya mengungkapkan, maksud  dilaksanakannya kegiatan forum silaturahmi dan pembinaan Ormas serta LSM tersebut yaitu untuk memberikan bekal pengetahuan dan pemahaman dalam rangka memantapkan semangat persaudaraan, persatuan dan kesatuan bangsa demi menciptakan dan memelihara iklim yang kondusip serta menuntut keikutsertaan secara aktif seluruh lapisan masyarakat untuk mewujudkan pembangunan nasional khususnya dalam wilayah Kabupaten Lambar. Sedangkan tujuannya untuk mengingatkan kepada Ormas dan LSM rbahwa organisasi dimaksud adalah merupakan mitra pemerintah dalam penyelenggaraan pembangunan.  “Untuk mewujudkan pembangunan nasional tersebut sangat diperlukan peran serta dari Ormas dan LSM sebagai sarana menyampaikan komunikasi sosial serta meningkatkan partisipasi masyarakat demi tercapainnya sasaran-sasaran pembangunan nasional baik di pusat maupun di daerah,” ujarnya.
Dijelaskannya, dasar diselenggarakannya kegiatan forum serta pembinaan Ormas dan LSM ini yakni Undang-Undang (UU) nomor17 tahun 2013 tentang organisasi kemasyarakatan, UU nomor23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, peraturan pemerintah (PP) nomor18 tahun 1986 tentang pelaksanana UU nomor18 tahun 1985 tentang organisasi kemasyarakatan, PP nomor33 tahun 2012 tentang pedoman Pendaftaran Organisasi Kemasyarakat (Ormas) dilingkungan Kementerian Dalam Negeri dan pemerintah daerah. Kemudian,  intruksi Mendagri nomor8 tahun 1990 tentang pembinaan lembaga swadaya masyarakat (LSM), serta keputusan Bupati Lambar No116/KPTS/IV/06/2017 tanggal 23 Januari 2017 tentang panitia dan tenaga ahli forum silaturahmi serta pembinaan Ormas dan LSM Kabupaten Lambar.
Nara sumber dalam kegiatan ini,terdiri dari unsur Polres Lambar dengan materi dinamika lingkungan strategis tantangan globalisasi upaya penegakkan hukum dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat, unsur Kejaksaan Negeri Liwa dengan materi dinamika lingkungan strategis tantangan globalisasi, unsur Komisi Pemilihan Umum (KPUD)  Lambar dengan materi UU nomor15 tahun 2011 tentang penyelenggaraan pemilihan umum, serta unsur Kepala Kantor Kesbangpol dengan materi UU nomor17 tahun 2013 tentang organisasi kemasyarakatan.
Sementara itu,  Staf Ahli Bupati  Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Drs.Saripan Halim dalam sambutannya menyampaikan,  tujuan yang ingin dicapai dalam pelaksanaan pembangunan daerah dan penyelenggaraan pemerintahan yaitu tata kelola pemerintahan yang baik.  Tentunya untuk mencapai hal tersebut terdapat 3 (tiga) pilar yang harus terpenuhi yaitu masyarakat, pemerintah, dunia usaha/swasta dan tokoh-tokoh perorangan atau private. Oleh karenanya dalam pelaksanaan pembangunan menuju tata kelola pemerintahan yang baik, ketiga pilarnya tersebut bukan dalam posisi yang saling melemahkan, melainkan saling bersinergi  dan memperkuat dengan peran dan kedudukan masing-masing.  dan pemerintah berusaha terus mendorong agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan semakin baik.  Hal ini dapat kita cermati berbagai peraturan perundangan yang terus digodok dan diluncurkan oleh pemerintah.
Sementara itu dari pilar dunia usaha-swasta dan tokoh-tokoh perorangan, kata Saripan,  pemerintah daerah terutama Kabupaten Lambar terus berupaya menjalin komunikasi dalam rangka mencari berbagai solusi atas persoalan pembangunan dan kemasyarakatan dengan berbagai Ormas dan LSM.  “Satu hal yang patut kita cermati bersama, bahwa cukup banyak ormas dan lsm yang ada di Lambar ini.  Kondisi ini tentunya sangat menggembirakan bagi kita,  apalagi pilar civil society ini juga memberikan sumbangsih nyata bagi pemberdayaan masyarakat dalam kerangka mengawal proses dan keberhasilan pembangunan.  Karena saya yakin dan percaya bahwa sesungguhnya masyarakat adalah pemilik sah pembangunan.  tanpa masyarakat yang berperan aktif, tidak mungkin pembangunan dapat berjalan dengan baik,” imbuhnya. 
Oleh karena itu, kata dia, peran aktif masyarakat itu tentu harus dipahami dalam bentuk dukungan.  Dalam hal ini , pihaknya menegaskan bahwa dukungan itu bukan saja terbatas pada persetujuan dan partisipasi atas berbagai program pemerintah.  akan tetapi dukungan itu juga dapat berupa saran atau kritik  yang tajam sekalipun. “Saya atas nama pemerintah senantiasa berupaya memposisikan diri sebagai pihak yang tidak anti terhadap kritik.  Tentunya kita semua berharap bahwa ketiga pilar pemerintahan dalam menuju tata kelola pemerintahan yang baik yang tadi saya sebutkan dapat mengambil posisi yang sama,” akuinya
Menurut dia, salah satu unsur penting penyampaian kritik konstruktif atau sosial kontrol adalah kemampuan kita dalam memahami berbagai persoalan pembangunan.  Untuk itu kepada Ormas dan LSM yang ada di Lambar,  pihaknya mengajak semua untuk terus berupaya memahami berbagai sisi dan dimensi pembangunan yang melingkupi Lambar,  mulai dari kendalanya, hambatan, dan tantangan potensi gangguan dan ancaman serta peluang dan prospeknya.  Dan yang tidak kalah pentingnya adalah apa yang sudah dilakukan dan yang harus dilakukan untuk mengatasi berbagai kendala dan hambatan pembangunan.
Terkait hal itu,  pihaknya berharap kalangan Ormas dan LSM yang ada di  Lambar ini, untuk terus berkiprah dengan menguasai berbagai persoalan yang kita hadapi di Kabupaten Lambar daerah kita ini.  “Saya berharap agar ormas dan LSM dapat menjadi motor penggerak bagi terlaksananya suasana kondusif dalam pembangunan di daerah ini.  Mari kita jaga dan pelihara suasana yang selama ini aman, tentram, dan damai di bumi beguai jejama sai betik ini. Untuk itu melalui sosialisasi dan pembinaan Ormas dan LSM yang dilakukan ini diharapkan dapat semakin menumbuh suburkan nilai-nilai kebersamaan dan saling menghormati satu sama lain, mengembangkan sikap toleransi, memantapkan persatuan dan kesatuan antar seluruh elemen masyarakat yang ada di Lambar ini,” pungkasnya (Irw)
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar