Kamis, 11 Mei 2017

KAHMI Siap Berkontribusi untuk Lampung

BANDARLAMPUNG - Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Lampung menyampaikan siap berkontribusi untuk membangun Provinsi Lampung yang lebih baik.

Hal tersebut terungkap dalam acara Diskusi Akbar Pimpinan Majelis Wilayah (PMW) KAHMI Lampung dengan tema KAHMI Membangun Lampung Dunia Akhirat di Gedung Garuda Sukadana HAM, Bandarlampung, Kamis (11/5).

Ketua PMW KAHMI Lampung, Gunadi Ibrahim mengatakan, KAHMI Lampung memiliki peranan dalam pembangunan di Sai Bumi Ruwa Jurai.

Salah satunya, lanjut Gunadi, pihaknya akan membuat gagasan bertajuk Garuda Institute.

"Ini tujuannya untuk memberikan sumbangan pemikiran untuk kepentingan Lampung ke depannya," ujarnya.

Ia menjelaskan, hal tersebut sudah masuk dalam pembahasan di KAHMI Pusat, dengan menghasilkan empat point penting, salah satunya dibentuknya Garuda Institute.

"Dengan ini KAHMI akan memberikan peranannya sekecil apapun, baik sumbangan pemikiran untuk pembangunan Provinsi Lampung," jelasnya.

Sementara itu, salah satu penggagas Garuda Institute, Edy Rifai menjelaskan, Garuda Instute merupakan lembaga pengkajian yang tugasnya untuk mengkaji sektor-sektor potensi pembangunan di Provinsi Lampung.

"Ada empat sektor yang bisa kita bangun di Lampung ini. Pembangunan ekonomi, tenaga kerja, pertanian, terakhir pembangunan hukum dan keadilan," jelasnya.

Dijelaskannya,  sumber daya manusia dalam Direktur Institute ini juga terdiri dari para pakar akademisi dari berbagai lembaga pendidikan.

"Jadi empat hal itu yang akan kita garap. Dan diharapkan bisa menghasilkan produk untuk pembangunan lampung dunia akhirat," pungkasnya. (Cah).

Turut hadir dalam diskusi Anggota DPR RI Zulkifli Anwar, Ketua DPD Golkar Provinsi Lampung Arinal Djunaidi, Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung Patimura Danial, Anggota Fraksi PG DPRD Provinsi Lampung  Mirzalie, Ketua DPD I PG Bandarlampung Yuhadi, alumni HMI dan sejumlah politisi lainnya.

Diskusi tersebut dimoderatori oleh  Ganjar Jationo tersebut menghadirkan mantan rektor Unila Sugeng P. Hariyanto, Dr. Edy Rifa’i, Dr. Asad Muzammil, Asrian Hendicaya, dan Yusuf Yazid sebagai narasumber. (Cah).
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar