Minggu, 28 Mei 2017

Inisiasi Bakau-Merak 1 Jam

Pembangunan Dermaga Eksekutif di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan dan Merak, Banten, tak lepas dari peran Gubernur M Ridho Ficardo. Gubernur Ridho menyebut proyek tersebut merupakan usulannya ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa bulan lalu.
Usulan itu disampaikan Ridho saat rapat terbatas dengan Presiden, Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla, dan para menteri terkait di Istana Negara, Jakarta, 6 Maret 2017 lalu. Pada rapat tersebut, Ridho menyampaikan hasil kajian dan mengusulkan agar dibangun dermaga eksekutif di Bakauheni-Merak.
Menurut Ridho, usulan itu berdasarkan fakta lapangan tingkat kenyamanan penyeberangan Bakauheni-Merak, jauh menurun. Atas kondisi itu, dia meminta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Perhubungan Provinsi Lampung membuat kajian.
“Pada rapat terbatas tersebut, masalah turun drastisnya tingkat kenyamanan perjalanan Jakarta-Lampung, menjadi perhatian utama. Demikian juga angkutan penyeberangan dikawatirkan terjadi bottle necking di Bakauheni akibat operasional Jalan Tol Trans Sumatera,” kata Ridho, kemarin.
Tiga bulan setelah rapat itu, pembangunan dimulai dengan ground breaking di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Sabtu, (27/5) lalu. “Syukur alhamdulillah hasil kajian itu diterima pusat. Perbaikan pelabuhan penyeberangan harus jadi prioritas utama meliputi waktu tunggu sandar, sarana, prasarana pendukung, dan aksesibilitas menuju pelabuhan,” katanya.
Menurut Gubernur, hampir tidak mungkin pelayanan di Bakauheni-Merak dibuat lebih baik apabila menggunakan skema tarif sekarang karena sangat murah. “Lalu, kami usul dibuat dermaga berkelas yang lebih baik dengan tarif yang disesuaikan,” kata ayah tiga anak itu.
Pemerintah mulai membangun dermaga eksekutif di Pelabuhan Bakauheni dan Merak. Jika dermaga itu rampung, penyeberangan Selat Sunda yang semula memakan waktu 2-3 jam ditargetkan menjadi satu jam.
Pembangunan ditandai ground breaking oleh Menteri BUMN Rini M Soemarno, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Adeham mewakili Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, Forkopimda Banten, dan Wali Kota Cilegon TB Iman Ariyadi.

Hadir juga Direksi PT Patra Jasa, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Sabtu, (27/5). (tak)
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar