Minggu, 14 Mei 2017

Hartato Dikabarkan Hengkang, Fajrun : Itu Hanya Isu

BANDARLAMPUNG - Partai Demokrat (PD) Lampung membantah terkait beredarnya isu hengkangnya kadernya, Hartato Lohjaya dari partai bintang mercy.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PD Lampung, Fajrun Najjah Ahmad via ponsel, Minggu (14/5).

Menurutnya, kabar hengkangnya Hartato Lohjaya itu hanya sekedar isu.

"Info itu hanya isu saja. Sebab sekarang, Hartato masih anggota DPRD Lampung dari Fraksi Partai Demokrat," terangnya.

Selain itu, Fajar - sapaan akrabnya - mengaku belum ketemu Hartato sampai isu ini beredar.

Fajar menilai, banyak yang mesti dipertimbangkan jika Hartato akan hengkanf dari partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono ini.

Menurutnya, Hartato memiliki peluang besar untuk tiga kali jadi anggota DPRD Lampung dari PD melalui dapil Bandar Lampung.

"Apa iya dia mau tinggalkan jabatan itu. Pun dia wakil bendahara DPD PD Lampung. Hitung-hitungan politiknya, kalo dia mau maju pileg di 2019, peluangnya untuk 3 kali jadi anggota DPRD Lampung dari PD melalui dapil Bandar Lampung cukup terbuka," ungkapnya.

Sementara itu, lebih lanjut Fajar, Hartato bakal memulai lagi karir politiknya jika Hartato pindah partai.

"Jadi hitungan saya, kecil kemungkinannya dia (Hartato, red) mundur dari PD. Tidak tau kalo ada pertimbangan-pertimbangan lain. Kan dia juga punya hak yang harus kita hormati bersama," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Setelah Eki Setyanto dan Sudarsono yang hengkang dari pengurus Demokrat Lampung pada beberapa waktu yang lalu, kini giliran Hartarto Lojaya juga dikabarkan akan meninggalkan partai berlambang bintang mercy ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun 
koraneditor.com, Hartarto yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bendahara DPD PD Lampung sekaligus anggota DPRD Lampung akan pindah ke Partai NasDem mengikuti jejak kedua rekannya, Eki dan Sudarsono.

“Iya memang beberapa waktu yang lalu Hartarto melakukan komunikasi dengan kami terkait keinginannya untuk pindah ke NasDem,” kata salah satu fungsionaris NasDem Lampung ini.

Namun demikian, dari hasil beberapa kali komunikasi yang dilakukan dengan Hartarto, belum ada titik temu. Karena, Hartarto akan pindah parpol jika diberikan jabatan sebagai Ketua DPD Partai NasDem Bandarlampung yang saat ini dijabat oleh Naldi Rinara.

"Dia (Hartarto) maunya sebagai ketua NasDem Kota, karena persiapan dia untuk maju pilwakot nanti. Ketua (Mustafa) belum oke sih, karena Hartarto belum secara resmi mundur dari Demokrat. Mungkin kalau dia sudah resmi mundur dari Demokrat, ketua akan memberikan posisi strategis kepada Hartarto, termasuk ketua kota,” ungkapnya.

Terpisah, Hartarto Lojaya saat ditemui tidak membantah dan juga tidak mengiyakan kalau dirinya akan hengkang ke NasDem.

“Politik itukan dinamis, bisa iya (akan pindah) atau tidak. Saya juga masih anggota dewan, nanti dulu tunggu saja infonya,” kata dia, Jum’at (12/5).

Diterangkan politisi keturunan Tiong Hoa ini, pertemuan yang dilakukan dengan NasDem hanyalah sebatas komunikasi antar politisi menjelang Pilgub Lampung tahun mendatang.

"Sekarangkan mau pilgub lagi panas-panasnya. Komunikasinya biasa aja, nanti ajalah,” tuturnya.

Diketahui, Hartarto Lojaya sebelumnyaakan maju Pilwakot Bandarlampung periode lalu. Bahkan sejumlah program sudah disusunnya, salah satunya program unggulannya yakni konsep Smart City 2020. Tapi, Hartarto gagal maju pilwakot karena Demokrat lebih memilih Yusuf Kohar untuk dipasangkan dengan petahana, Herman HN yang merupakan seteru Hartarto Lojaya. (Cah).
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar