Kamis, 04 Mei 2017

Hanura Belum Bahas Pilgub

BANDARLAMPUNG – Jelang pilgub 2018, Partai Hanura Lampung belum fokus membahas kandidat yang akan dimajukan pada perebutan kursi nomor satu di Provinsi Lampung.

Hal tersebut dikarenakan, partai besutan Wiranto ini masih fokus dalam penguatan struktur partai dibawah kepemimpinan Ketua DPD Partai Hanura Lampung, Sri Widodo.

Wakil Ketua DPD Partai Hanura Lampung, Ferry Arsyad mengatakan, partainya saat ini tengah fokus pada konsolidasi pembentukan struktur partai hingga ke tingkat ranting.

Untuk itu, lanjut Ferry, pihaknya akan melakukan verifikasi internal seluruh DPC kabupaten dan kota, Sabtu (6/5) besok.

“Verifikasi yang dilakukan baik kepengurusannya, kelengkapan infrastruktur kantor partai, keberadaan plang partai untuk menghadapi verifikasi parpol di KPU,” ujarnya, Kamis (3/5).

Kendati demikian, politisi berlatar jurnalis itu mengatakan, partainya tetap akan melakukan penjaringan dan penyaringan bakal calon sesuai instruksi dan mekanisme partai.

Dijelaskannya, adapun untuk mekanismenya yakni melihat dan mempertimbangkan hasil survei baik tingkat elektabilitas maupun popularitas calon.

“Selain itu syarat utama calon yang akan kami usung adalah memiliki visi dan misi kerakyatan, berpihak kepada masyarakat kecil dan lemah, mampu menciptakan lapangan kerja baru, peduli pendidikan dan lingkungan,” jelasnya.

Lanjut Ferry, partainya tidak menutup kemungkinan untuk memajukan kader terbaiknya, meski Hanura hanya memiliki 2 kursi legislatif provinsi.

Dikatakannya, saat ini, Partai Hanura Lampung memiliki dua kader yang paling potensial yang akan didorong maju di pilgub yakni, anggota DPR  Frans Agung dan anggota DPD RI Andi Surya.

Namun, meski dua kader tersebut dinilai sudah layak untuk maju di Pilgub, pihaknya tetap akan mengembalikan sepenuhnya keputusan terhadap kedua kader terbaik partai tersebut.

Dia hanya memastikan, siapapun calon yang akan diusung partai di Pilgub nantinya, seluruh jajaran kader dan pengurus partai akan berjuang keras untuk memenangkan pasangan calon yang diusung partai.

“Kami juga tidak bisa memaksakan diri kader kami harus jadi cagub, sebab kami juga sadar diri hanya memiliki dua kursi. Namun jika nanti salah satu diantara mereka kemudian bisa maju dan mendapat restu DPP, tentu kami akan all-out bekerja untuk melakukan pemenangan,” pungkasnya. (Cah).


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar