Senin, 01 Mei 2017

Gubernur Lampung Siap Canangkan Perikanan Air Tawar

BANDARLAMPUNG - Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo siap mencanangkan Lampung sebagai Sentra Perikanan air tawar di Lahan milik Pemerintah Provinsi Lampung di Kecamatan Pasir Sakti Kabupaten Lampung Timur pada tanggal 16 April 2017.  Pembangunan Sentra Perikanan Air Tawar dengan Konsep Minapolitan agar Pembangunan Perikanan lebih terintegrasi, efesien, berkualitas, dan Percepatan ( Akselerasi).  Hal tersebut dikatakan  Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Adeham pada saat memimpin rapat persiapan Acara Peresmian Pencanangan Minapolitan Lampung sebagai Sentra Perikanan Air Tawar, di Ruang Sungkai Balai Keratun Kantor Gubernur Lampung, Jum'at (28/04/2017).
Adeham juga menyampaikan pada pencanangan Minapolitan Lampung, Gubernur akan menyelenggarakan Bhakti Sosial terhadap masyarakat sekitar  dan diisi dengan  Bazaar Produk ketahanan pangan dan produk UMKM berupa makanan dan hasil kerajinan dan penyerahan bantuan.
“Gubernur Ridho juga menyerahkan bantuan berupa Mobil untuk Catfish, Pemberian Bibit Bambu, Pemberian bibit Ikan dan Pemberian terpal untuk Lampung Selatan dan Lampung Timur, Pelayanan Kesehatan, serta Khitanan Masal,” Ucap Adeham.

Lebih lanjut Adeham meminta seluruh pemangku kepentingan dapat melakukan koordinasi dan kotribusi terhadap pelaksanaan acara tersebut.

Mendampingi Adeham, Direktur Utama Wahana Rahardja Idrus Effendi menyatakan telah siap mendukung dan bertanggung jawab atas suksesnya acara tersebut.

Idrus yang ditunjuk sebagai Ketua Panitia mengatakan pencanangan Sentra Perikanan Air Tawar Lampung sangat tepat dan potensial bagi bagi perkembangan perikanan berbasis air tawar di Provinsi Lampung.

"Ini adalah salah satu terobosan Gubernur Lampung yang sangat potensial, karena ekspor ikan salah satunya ikan dori ternyata banyak berasal dari Lampung. Untuk itu pantas kita sebut Lampung sebagai Sentra Ikan Air Tawar dan nantinya seluruh 15 Kabupaten/Kota akan melakukan pola pembinaan ternak ikan air tawar,"ujarnya.
(RLS).



Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar